Pria Diduga Tewas Overdosis, BNNP Ancam Tutup Diskotek Exotic Mangga Besar

"Para penyidik kami masih di TKP (tempat kejadian perkara). Sebagian ke diskotek yang bersangkutan,

Pria Diduga Tewas Overdosis, BNNP Ancam Tutup Diskotek Exotic Mangga Besar
Tribun Pontianak/Tito Ramadhani
Jasad Luki Setiawan, setelah dievakuasi dan divisum tim Inafis Polresta Pontianak, di ruang IGD Biddokes Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Polda Kalbar, Minggu (26/2/2017). Pria berusia 33 tahun ini meninggal dunia diduga disebabkan over dosis obat kuat. TRIBUN PONTIANAK/TITO RAMADHANI 

Laporan Reporter Warta Kota, Rangga Baskoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta Johnypol Latupeirisa mengancam akan merekomendasikan Diskotek Exotic di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat, untuk ditutup jika ditemukan bukti tewasnya seorang pria di sana akibat overdosis narkoba.

"Kalau sudah jelas korban meninggal karena mengonsumsi narkoba, saya akan merekomendasi diskotek tersebut ditutup. Kalau perlu besok saya sampaikan rekomendasi tersebut ke Ggubernur DKI," kata Johnypol, Senin (2/4/2018).

Hingga saat ini, ia belum bisa memastikan apakah korban tewas akibat overdosis setelah mengonsumsi Narkoba atau tidak. Lantaran masih melakukan investigasi di berbagai tempat berbeda.

"Para penyidik kami masih di TKP (tempat kejadian perkara). Sebagian ke diskotek yang bersangkutan. Sebagian lagi ke Rumah Sakit Husada tempat korban meninggal," kata Johnypol.

Baca: Kegerahan di Persidangan, Syahrini: Izin Yang Mulia, Kalau Saya Lepas Jaket Boleh?

Baca: Terungkap! Dari Pekerjaan Meng-endorse Produk, Syahrini Dibayar Ratusan Juta Rupiah

Baca: Kepergok Mau Berangkat Tawuran, Polisi Ciduk Puluhan Pelajar di Cikarang

Kewajiban untuk menjaga tempat klub malam agar bersih dari peredaran narkoba merupakan tanggung jawab pengelola tempat.

Johnypol mengingatkan pengelola tidak bisa cuci tangan dan berkilah bahwa pengunjung mengonsumsi narkoba sebelum datang ke diskotek.

"Mereka harus tahu setiap tamu yang mengonsumsi narkoba saat masuk diskotek. Perilaku pengonsumsi narkoba dan penampakan fisiknya itu mudah diduga. Kalau karyawan ragu bisa lapor. Jangan dibiarkan dong," kata Johnypol.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Tinia Budiarti, mengatakan, saat ini masih mencari informasi terkait kematian Sudirman di dalam Diskotek Exotic yang diduga lantaran overdosis narkoba.

"Sampai sekarang kami belum menerima pernyataan resmi. Ini datangnya baru diduga. Ini sudah kami turunkan tim ke rumah sakit," kata Tinia.

Apabila menemukan bukti kematian lantaran overdosis narkoba, Tinia mengatakan, akan melakukan tindakan tegas.

"Sesuai dengan Pergub Nomor 18 Tahun 2018. Ini harus dipatuhi dan dijalankan," katanya.


Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved