Pencemaran Air Kali Di Bekasi Disinyalir dari Limbah Perajin Batik

Meski demikian, dugaan tersebut perlu diperkuat dengan hasil uji laboratorium yang kini belum terbit

Pencemaran Air Kali Di Bekasi Disinyalir dari Limbah Perajin Batik
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Pencemaran air Kali Bekasi disebabkan oleh pembuangan limbah dari pabrik yang berada dekat dengan kali 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mensinyalir pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bidang batik sebagai penyebab tercemarnya aliran Kali Bojongmenteng di dekat Perumahan Bumi Bekasi Baru, Rawalumbu pada awal April 2018 lalu.

Meski demikian, dugaan tersebut perlu diperkuat dengan hasil uji laboratorium yang kini belum terbit.

"Dugaan kita dari perajin batik di sekitar kali," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kustantinah Puji Wahyuni di Plaza Pemerintah Kota Bekas, Senin (16/4/2018).

Kustantinah mengatakan, dugaan itu muncul berdasarkan pengecekan sementara pada perubahan warna air dan aromanya.

Baca: Sebanyak 122 KK Korban Kebakaran Di Perumahan Taman Kota Direkolasi ke Rusun

Senyawa yang terkandung dalam aliran Kali Bojongmenteng mirip dengan pewarna pakaian.

Hal itu juga diperkuat dengan penuturan warga sekitar bahwa tak jauh dari lokasi ada perajin batik berskala rumahan yang kerap berproduksi.

"Kita akan cek ke lapangan guna memastikan apakah betul dari perajin batik di sana," ujar Kustantinah.

Buang bersamaan

Pada Senin (2/4/2018) lalu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua perusahaan di daerah Rawalumbu.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help