Polisi Tembak Pengedar Narkoba di Kemayoran

"Penangkapan hasil pengembangan terhadap tersangka saudari MA dan saudari BD yang merupakan pengedar," kata Arie, Senen, Jakarta Pusat.

Polisi Tembak Pengedar Narkoba di Kemayoran
ISTIMEWA
Ilustrasi penembakan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Pusat menangkap tiga orang tersangka pengedar sabu.

Dua di antara tersangka tersebut merupakan perempuan, yakni MA dan BD.

Baca: 6 Pesona Zumi Laza Zulkifli, Adik Ganteng Zumi Zola yang Ikuti Jejak Sang Kakak Berkarir di Politik

Sementara, seorang satu tersangka lainnya yang berinisial T yang melawan petugas ditembak hingga meninggal.

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Adrian Rishadi mengatakan penangkapan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Jakarta Pusat Kompol France Yohanes Siregar.

"Penangkapan hasil pengembangan terhadap tersangka saudari MA dan saudari BD yang merupakan pengedar," kata Arie, Senen, Jakarta Pusat.

MA dan BD ditangkap di jalan Tanah Tinggi XIII, Johar Baru pada Kamis (12/4/2018).

Saat dilakukan pengembangan itulah, anggota Sat Resnarkoba Polres Jakarta Pusat mendapatkan informasi bahwa MA dan BD memperoleh narkoba dari T.

T ditangkap di kontrakannya di jalan Utan Panjang III, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Anggota Sat Resnarkoba Polres Jakarta Pusat mendapati satu paket sabu dari tangan kanan T.

"Setelah diinterogasi ditemukan kembali dua buah amplop warna putih yang di dalamnya masing-masing berisikan plastik bening berisi sabu. Sabu tersebut disembunyikan T di dalam laci dashboard BMW miliknya," papar Arie.

Setelah diamankan anggota Sat Resnarkoba Polres Jakarta Pusat, T mengaku memperoleh narkoba dari Ace yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat melakukan pencarian Ace itulah tersangka T mencoba melawan petugas, petugas yang terdesak pun terpaksa melepaskan tembakan.

"Tersangka ditembak satu kali di bagian dada karena mencoba melawan petugas. Ditembak di bagian dadanya. Saat dibawa ke RS Polri tersangka dinyatakan meninggal di IGD RS Polri," ungkapnya.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help