Kisah Sedih Akmal Usai Sahabat Tewas di Monas, Berbekal Uang Saku Rp 20 Ribu ke Kota Tua

Dua sahabat yang masih berumur belasan tahun dengan penuh semangat berwisata ke Kota Tua Jakarta, Sabtu (21/4/2018) pagi.

Kisah Sedih Akmal Usai Sahabat Tewas di Monas, Berbekal Uang Saku Rp 20 Ribu ke Kota Tua
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Suasana pembagian sembako di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018) 

Laporan Wartawan Warta Kota, Hamdi Putra

TRIBUNNEWS.COM, PADEMANGAN -Dua sahabat yang masih berumur belasan tahun dengan penuh semangat berwisata ke Kota Tua Jakarta, Sabtu (21/4/2018) pagi.

Mereka adalah Akmal Faiz Pratama dan Mahesa Djunaidi alias Sosis.

Keduanya sudah bersahabat sejak lama dan masih duduk di kelas 5 sekolah dasar.

Berbekal uang saku Rp 20.000, Akmal dan Sosis nekat jalan-jalan ke Kota Tua tanpa pamit kepada orangtuanya masing-masing.

Sekitar pukul 09.00 WIB, dua orang sahabat itu berangkat menuju Kota Tua dengan Bajaj Qute atau yang bisa disebut bus kancil.

Sampai di Kota Tua, Sosis tiba-tiba mengubah rencana mereka.

Adanya bus gratis yang tersedia di kawasan tersebut membuat keduanya tertarik jalan-jalan lebih jauh.

"Sosis ngajak saya jalan-jalan. Awalnya ke Kota Tua. Tapi, sampai sana dia ngajak ke Monas naik bus gratis. Katanya Monas ramai banget. Saya ajak pulang nggak mau," kata Akmal kepada Warta Kota, Selasa (1/5/2018).

Pukul 10.30 WIB, saat matahari semakin tinggi dan panasnya semakin terik, Akmal dan Sosis tiba di Monas.

Melihat masyarakat yang tumpah ruah di kawasan Monas dan sekitarnya membuat kedua sahabat ini semakin senang.

Mereka merasa menemukan momen yang tepat untuk jalan-jalan.

Kedua bocah yang dikenal rajin mengaji tersebut kemudian berusaha menembus kerumunan massa untuk dapat masuk ke lapangan Monas.

Hari itu, bertepatan dengan acara Pesta Rakyat Untukmu Indonesia.

Halaman Berikutnya >>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved