Soal Pemilik Perusahaan Pemenang Tender Pohon Plastik, Ketua RT dan RW Kompak Mengaku Tidak Tahu

"Selama ini enggak ada konsultasi ke saya soal tender atau apa pun, apalagi sampai e-budgeting Rp 8 miliar,"

Soal Pemilik Perusahaan Pemenang Tender Pohon Plastik, Ketua RT dan RW Kompak Mengaku Tidak Tahu
Tribunnews.com/ Reza Deni
Bangunan terbengkalai di jalan patriot dalam no 27 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keberadaan perusahaan pemenang tender pengadaan tanaman dan bahan dekorasi Pemprov DKI Jakarta, PT Cahaya Perisai Afiyah milik Surachman masih menjadi misteri

Ketua RT 001, Jalan Patriot Dalam, Bekasi, Subandi, mengatakan bila banguanan nomor 27A bukan milik Surachman, melainkan Sipayung.

"Saya enggak ngerti juga kenapa kok bisa Surachman," ujarnya di lokasi, Jumat (1/6/2018).

Baca: Menyisir Lokasi Perusahaan Pemenang Proyek Pengadaan Pohon Plastik Pemprov DKI Di Bekasi

"Saya enggak tahu warga sini ada yang namanya Surachman," lanjut dia.

Akan tetapi, lokasi dari perusahaan milik Sipayung yang disebut Subandi pun letaknya bukan di Jalan Patriot Dalam, melainkan di Puskopad.

Selain Ketua RT 001, ada juga Ketua RW 001, Amir, di lokasi.

Dia juga mengakui baru pertama kali mendengar ada perusahaan berjenis PT di lingkungannya yang memenangkan tender Pemprov DKI senilai Rp 8 miliar lebih.

Baca: Soal Pohon Plastik, Anies: Saya Dengar Itu Dari Gudang, Sekarang Dikembalikan Ke Gudang

"Selama ini enggak ada konsultasi ke saya soal tender atau apa pun, apalagi sampai e-budgeting Rp 8 miliar," ungkap Amir saat berada di lokasi.

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan di lingkungannya, terlebih dengan pemilik bernama Surachman.

Keduanya pun tampak membicarakan pemilik nomor 27A.

"Kalau Surachman saya enggak tahu ya, tapi 27A itu punya Pak Payung," ujar Subandi.

Kembali, Subandi mengatakan bahwa usaha milik Pak Payung aktif di era gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok).

"Kayak pasukan oranye itu kan dari sini juga. Pas zamannya Ahok ramai itu yang ikut. Kalau pas Pak Anies saya enggak tahu masih ada apa enggak pasukan oranye itu," katanya.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved