Pesan Ambulans Wajib Pakai Fotokopi KTP, Ini Respons Pejabat Dinkes DKI

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi prosedur permohonan ambulans.

Pesan Ambulans Wajib Pakai Fotokopi KTP, Ini Respons Pejabat Dinkes DKI
Kolase Tribun Video
Selasa (26/6/2018), Halddi mengeluhkan pelayanan operator 112 di Twitter saat dirinya memesan ambulans. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi prosedur permohonan ambulans.

Hal itu dilakukan setelah Halddi, warga Tambora, Jakarta Barat merasa dipersulit karena dimintai fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) saat ingin memesan ambulans untuk ibunya pada Selasa (26/6/2018) malam.

"Memang mungkin harus diperbaiki. Artinya sering orang itu panik seperti itu, padahal kan ya tenang aja nanti pasti kami akan tangani," kata Koesmedi, Rabu.

Menurut Koesmedi, biasa petugas ambulans tak akan memaksakan KTP dan KK diserahkan saat itu juga dalam bentuk fotokopian.

Biasanya, warga bisa menunjukkan KTP atau KK asli untuk kemudian difoto oleh petugas, atau mengirimkan fotonya lewat WhatsApp.

Baca: Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Kepergok Berdua di Lokasi Sama, untuk Naikkan Rating Film?

Keburu Wafat Mama Saya

Persyaratan menyerahkan salinan KTP dan KK itu sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan ambulans.

"Masyarakat memang harus dicerahkan cara menggunakan ambulans. Kalau tidak ada fotokopi pasti akan difoto digunakan WA, tapi tetap akan dievaluasi kembali," ujar Koesmedi.

Selain evaluasi prosedur, Koesmedi juga menjelaskan bahwa dulu sempat ada upaya meningkatkan kecanggihan layanan 112.

Layanan 112 ingin agar bisa mengetahui langsung posisi penelepon sehingga ambulans bisa langsung menuju rumah pasien tanpa pengecekan alamat dan verifikasi yang berbelit.

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help