Polisi Jamin, Penyidikan Kasus Suami Tembak Istri dengan Air Gun di Tanjung Priok Tetap Lanjut

"Proses ini tetap berjalan, jadi bukan delik aduan. Laporan juga masih, belum (dicabut)," kata Febri, Kamis (13/9/2018).

Polisi Jamin, Penyidikan Kasus Suami Tembak Istri dengan Air Gun di Tanjung Priok Tetap Lanjut
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Deni Hidayat (berbaju kuning), ditangkap polisi Polres Metro Jakarta Utara setelah buron. Deni ditangkap karena menembaknya istrinya. Deni diperlihatkan kepada media di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018). 

Laporan Reporter Warta Kota, Junianto Hamonangan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus penembakan yang dilakukan Deni Hidayat (29) terhadap istrinya, Yunita (24), dipastikan tetap berjalan seperti biasanya.

Kasus tersebut bukan delik aduan yang bisa berhenti begitu saja.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mengusut kasus penembakan dengan air gun yang dilakukan Deni tersebut hingga tuntas.

"Proses ini tetap berjalan, jadi bukan delik aduan. Laporan juga masih, belum (dicabut)," kata Febri, Kamis (13/9/2018).

Febri memastikan status pelaku sebagai anak anggota polisi tidak akan memberi pengaruh. Menurut Febri, aparat kepolisian akan bekerja secara profesional dan menyelesaikan sesuai peraturan yang berlaku.

Baca: Pejabat Ikut Dukung Salah Satu Capres, Pengamat: Itu Tak Etis

Sementara itu terkait kondisi korban, Febri menjelaskan yang bersangkutan sudah mulai membaik. Bahkan korban sudah menjalani operasi dan sudah kembali ke rumahnya.

"Sampai saat ini korban masih terbaring di rumah sakit dan sudah dilakukan observasi. Dalam artian sudah dilakukan operasi dari pihak medis dan sekarang sudah kembali ke rumahnya," kata Febri.

Baca: Kisruh Transportasi Online, Kemenhub Siapkan Lagi Aturan Baru Pengganti PM 108

Deni Hidayat tega menembak istrinya sendiri, Yunita (24) dengan airsoft gun. Penyebab aksi nekat Deni pun sepele, pelaku tidak terima motornya dijatuhkan setelah sang istri emosi tidak dijemput kerja.

Aksi tersebut dilakukan pelaku di belakang rumahnya di Jalan Jati I, RT 02 RW 10, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Deni sempat menembakkan airsoft gun miliknya sebanyak tiga kali.


Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved