Pelaku Pembunuhan di Cikarang Menyerah Karena Merasa Dihantui Korbannya

Pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia berhasil diringkus kepolisian.

Pelaku Pembunuhan di Cikarang Menyerah Karena Merasa Dihantui Korbannya
KOMPAS.com/ EDI JUNAEDI
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, CIKARANG - Pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia berhasil diringkus kepolisian.

Akim alias Arab (24) ditangkap Polsek Cikarang Selatan setelah buron selama sepuluh bulan.

Akim merupakan tersangka kasus penganiayaan hingga menyebabkan korbannya meninggal dunia di Tanjakan Bukit Cinta, Jalan Raya Kodam Desa Sukadame, Cikarang Selatan, Bekasi pada Senin 27 November 2017.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri mengatakan, pelarian Akim berakhir setelah majikannya melaporkan ke Polsek setempat.

Laporan tersebut terkait aksi kejahatan yang pernah dilakukan Akim tehadap seorang pengendaran motor bernama Rudini.

Baca: Tega Bunuh Ibu karena Ingin Dipenjara, Remaja 17 Tahun Ungkap Alasan Tak Terduga kepada Penyidik

Akim dilaporkan karena belakangan terlihat depresi dan akhirnya bercerita kepada majikannya bernama Sugiono kalau ia sering dihantui arwah korban penganiayaan.

"Pelaku mengaku sering dihantui arwah korban, bahkan sampai terbawa mimpi. Setelah itu dia (pelaku) bercerita ke majikannya lalu diteruskan ke Polsek Cikarang Pusat, lalu setelah itu, Sabtu (8/9/2018), kita amankan ke Polsek Cikarang Selatan," kata Jefri, Senin (17/9/2018).

Akim sendiri melakukan aksi penganiayaan lantaran terobsesi mendalami ilmu kebal.

Ia sebelumnya melakukan kejahatan mendapatkan wangsit untuk meminum tujuh darah pemuda.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help