Cegah Aksi Tawuran, Pelajar yang Lagi Nongkrong di Taman Skateboard Tangerang Dibubarkan

"Untuk itu kami lebih memilih membubarkan mereka karena sedikit saja gesekan pasti akan terjadi aksi tawuran," ujarnya lagi.

Cegah Aksi Tawuran, Pelajar yang Lagi Nongkrong di Taman Skateboard Tangerang Dibubarkan
Warta Kota/Andika
Gerombolan pelajar dibubarkan petugas Satpol PP Kota Tangerang, di sekitar Taman Skateboard, Kota Tangerang, Jumat (12/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Para pelajar yang bergerombol di sekitar Taman Skateboard, Kota Tangerang, dibubarkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Jumat (12/10/2018).

Para pelajar itu dicurigai akan melakukan tawuran di Taman Skateboard, Kota Tangerang.

Baca: Najwa Shihab Ingin Seleksi Sendiri Calon Menantunya Jika Putranya Menikah Muda

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengatakan, para pelajar yang berasal dari beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK) Kota Tangerang.

"Kami menemukan mereka sedang nongkrong dan jumlah mereka yang puluhan tersebut sangat berpotensi sekali memicu aksi tawuran," kata Ghufron kepada Warta Kota, Jumat (12/10/2018).

"Untuk itu kami lebih memilih membubarkan mereka karena sedikit saja gesekan pasti akan terjadi aksi tawuran," ujarnya lagi.

Baca: Diperkuat Egy Maulana Vikri, Timnas Indonesia U-19 Akan Semakin Berbahaya

Sebelum membubarkan para pelajar tersebut, petugas menggeledah isi tas dan tempat-tempat yang sering digunakan para pelajar ini untuk menyimpan dan menyembunyikan senjata tajam.

"Alhamdulillah kami tidak menemukan senjata tajam ataupun benda-benda yang kerap mereka gunakan untuk mempersenjatai diri," ucapnya.

Lantas, pihanya memberika  pembinaan kepada para pelajar tersebut dan kemudian diarahkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Mereka juga diminta agar tidak nongkrong-nongkrong bergerombol tanpa melakukan aktivitas positif.

"Mereka bubar dengan tertib, setelah kami data terlebih dahulu dan jika mereka kembali kedapatan bergerombol kami akan memberikan tindakan yang lebih tegas yakni dengan membawa mereka ke Kantor Satpol PP untuk selanjutnya diserahkan ke orangtua masing-masing melalui sekolah," kata Ghufron.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help