Anies Lanjutkan Proyek Tanggul Sunter di Cipinang Melayu untuk Antisipasi Banjir

Anies Baswedan telah mengecek titik rawan banjir di wilayah Ibu kota. Salah satunya adalah kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur

Anies Lanjutkan Proyek Tanggul Sunter di Cipinang Melayu untuk Antisipasi Banjir
TRIBUNNEWS/BRIAN PRIAMBUDI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di sela acara uji coba MRT di Jakarta, Selasa (6/11/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNNEWS.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengecek titik rawan banjir di wilayah Ibu kota. Salah satunya adalah kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur tadi malam.

Dari hasil pengecekan tersebut, dikatakan Anies bahwa warga disekitar lokasi meminta agar proyek pembangunan tanggul sunter kembali diteruskan.
Hal ini demi mengantisipasi banjir tahunan yang kerap datang.

"Oh iya, tadi malam saya melihat kesana, proses, disitu ada tanggul yang proses pembangunannya berhenti sejak tahun 2014, jadi warga disana minta agar itu diteruskan karna tanggulnya separo. Karena tanggulnya separo, kalo air nya besar maka luber, ya kena warga," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta membangun tanggul temporer di wilayah tersebut, sebagai bentuk siasat menangani banjir dalam jangka pendek.

Sehingga, saat musim penghujan datang kawasan tersebut diharapkan tak lagi terendam oleh genangan air.

"Jadi tadi malam kita sudah siapkan, paling tidak jangka pendek nya tanggul temporer. Mereka akan liat tahun ini , apakah bisa tahun ini, atau tahun ini dipasang batu turap sementara," kata Anies.

"Bismillah mudah-mudahan, jadi kita berharap itu, disiapkan paling tidak tanggul awal nya sampai kita eksekusi tanggul berikutnya," tambahnya.

Sebagai informasi, sebelumnya walikota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan terdapat sejumlah titik rawan banjir yang berada di kawasan Jakarta Timur.

Sebab, menurut Anwar sebagian wilayah Jakarta Timur turut di lintasi oleh aliran Sungai Ciliwung, yang sewaktu-waktu akan bertambah debit airnya bila hujan deras terus terjadi.

"Kita terus bekerjasama dengan SKPD DKI Jakarta, termasuk dengan Satpol PP dan Damkar, termasuk petugas sosial, kita semua sudah siap untuk mengantisipasi adanya banjir," kata Anwar.

Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved