Pembunuhan di Bekasi

Tidak Ada Pandangan Negatif Warga Terhadap Keluarga Diperum Nainggolan

Dia mengaku sempat mengobrol selama lima menit, sebelum akhirnya pamit untuk pulang ke rumah.

Tidak Ada Pandangan Negatif Warga Terhadap Keluarga Diperum Nainggolan
capture video
Kasus korban pembunuhan satu keluarga yang beralamat di Jalan Bojong Nangka 2 RT 02 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) masih diselidiki kepolisian. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Baik, periang, suka menegur tetangga dan ungkapan positif lainnya ditujukkan kepada keluarga Diperum Nainggolan selama Tribunnews.com berada dua hari di lokasi.

Seorang warga sekitar, Acih menjelaskan bahwa malam sebelum pembunuhan terjadi, masih ada senyum dan tawa dari dalam warung.

Dia mengaku sempat mengobrol selama lima menit, sebelum akhirnya pamit untuk pulang ke rumah.

"Masih ngobrol sebentar, masih ketawa-ketawa. Memang mereka orangnya baik sekali," jelasnya di sekitar lokasi, Bekasi, Rabu (14/11/2018)

Baca: Nikita Mirzani Klarifikasi Soal Tudingan Lepas Hijab, Billy Syahputra: Lah Lo Kok Aneh

Beda lagi dengan seorang penghuni Kos bernama Jimmy yang menjelaskan bahwa Diperum selalu menyempatkan diri untuk menegur semua penghuni kos yang pulang larut malam.

Pasalnya, saat membuka pagar Kos yang sebenarnya sudah tutup pada pukul 23.00WIB.

Baca: BNN Sebut Minum Air Rebusan Pembalut Sama Seperti Minum Air Comberan

"Kalau saya buka rantai gembok itu, pasti dia keluar untuk negur saya," ucapnya.

Pun begitu dengan seluruh penghuni Kos yang hampir tidak memiliki masalah dengan keluarga Diperum Nainggolan bersama istrinya Maya Ambarita.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved