Alfamart Class Hadir dalam Pameran Pendidikan 2019

Melalui pameran RNPK ini diharapkan kompetensi yang didapatkan selama proses pembelajaran dapat langsung diaplikasikan

Alfamart Class Hadir dalam Pameran Pendidikan 2019
istimewa
PT Sumber Alfaria Trijaya, tbk pengelola minimarket Alfamart memamerkan program Alfamart Class. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan atau RNPK. Acara ini dibuka oleh Mendikbud, Muhadjir Effendy dan dihadiri pula oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

 RNPK berlangsung selama empat hari, mulai 11-14 Februari 2019 di Kantor Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemdikbud, Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Selain pembahasan isu-isu penting dengan tema Menguatkan Pendidikan dan memajukan kebudayaan, RNPK 2019 juga menggelar Pameran dengan tema serupa.

Peserta pameran kali ini adalah para pelaku dunia usaha yang juga merupakan mitra dari pendidikan dan juga sekolah-sekolah yang memamerkan hasil karyanya.

"Tahun ini kita coba menyinkronkan kebutuhan pendidikan daerah dengan dunia usaha, oleh karena itu kenapa di sini banyak para pengusaha, yang memang sudah kita kurasi yang sesuai dengan kebutuhan kita " ucap Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi.

Baca: Pesan Jokowi kepada Ibu-ibu di Depok : Uang PKH untuk Gizi dan Pendidikan Anak

Salah satunya yang terlibat adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk pengelola minimarket Alfamart dengan program Alfamart Class.

Menurut Jaka, Learning Design Specialist Alfamart, dengan diikutsertakannya siswa Alfamart Class dalam pameran RNPK ini, diharapkan kompetensi yang didapatkan selama proses pembelajaran dapat langsung diaplikasikan.

"Alfamart Class merupakan program yang dibuat oleh Alfamart bekerja sama dengan SMK terpilih untuk mendidik siswa menjadi lulusan yang siap bekerja baik dari sisi keterampilan teknis maupun soft competency dengan tetap mengacu pada peraturan dan ketentuan Pendidikan Nasional," ujar Jaka, dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Selasa (12/2/2019).

SMK yang terpilih didominasi jurusan bisnis atau pemasaran karena dianggap sejalan dengan tujuan kurikulum Alfamart Class.

Hingga saat ini, Alfamart Class sudah terimplementasi di 194 SMK di Indonesia yang dilengkapi dengan Business Center sebagai laboratorium ritel.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved