Erick Thohir: Laporkan ke Pihak Berwenang Jika Ada Kebocoran dengan Sertakan Bukti

Pernyataan-pernyataan yang penuh kebohongan dan tidak mempunyai dasar lebih baik dihentikan di masa kampanye Pilpres 2019 ini.

Erick Thohir: Laporkan ke Pihak Berwenang Jika Ada Kebocoran dengan Sertakan Bukti
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Erick Thohir 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir menanggapi pernyataan capres, Prabowo Subianto yang menyebut bahwa terjadi kebocoran anggaran sebesar 25% di Indonesia saat berbicara di HUT ke-20 KSPI di Jakarta.

"Presiden Joko Widodo sudah menyatakan, jika pak Prabowo punya bukti-bukti adanya kebocoran anggaran hingga 25%, maka laporkan saja dugaan kerugian negara tersebut ke KPK. Mudah saja kok. Jangan hanya bicara saja atau lempar isu, fitnah, dan kebohongan yang selama ini menjadi ciri kampanye hitam khas kubu Paslon 02," ungkap Erick Thohir, Selasa (12/2/2019).

Akhir Januari lalu, Erick bersama tokoh-tokoh di TKN melakukan pencanangan gerakan penangkal hoaks, fitnah, dan kebohongan selama masa kampanye Pilpres.

Bahkan, pihaknya juga mengajak BPN (Badan Pemenangan Nasional) sebagai tim kampanye Prabowo-Sandiaga Uno untuk sama-sama bergabung dan memerangi maraknya penyebaran informasi tidak valid yang meresahkan masyarakat.

"Oleh karena itu, terkait pernyataan pak Prabowo, saya sekali lagi menghimbau dan menyarankan agar laporkan saja ke KPK atau pihak yang berwenang dengan menyertakan bukti-bukti.

Sebab, bagi saya, penyataan atau laporan tanpa bukti itu sama saja dengan merendahkan aparat berwenang yang mengurus mengenai pengawasan dan pengadaan keuangan negara, seperti LKPP, BPKP, dan juga KPK," tutur Erick.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved