Polri Pastikan Bos Tekstil Korban Mutilasi di Malaysia Lewat Tes Sidik Jari

Hasil identifikasi enam sidik jari dari mayat Nuryanto dengan enam sidik jari Nuryanto di e-KTP ternyata dinyatakan identik.

Polri Pastikan Bos Tekstil Korban Mutilasi di Malaysia Lewat Tes Sidik Jari
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Mabes Polri menggelar konferensi pers terkait kasus mutilasi terhadap bos tekstil asal Bandung, Jawa Barat, Ujang Nuryanto, di Gedung Humas Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bos tekstil asal Bandung, Jawa Barat, Ujang Nuryanto, dipastikan adalah mayat pria yang dimutilasi dan ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

Mabes Polri melalui Pusinafis Polri, Kombes Pol Yayat Ruhiyat, mengatakan pihaknya telah mencocokkan data sidik jari Nuryanto yang terekam di e-KTP dengan sidik jari mayat pria tersebut.

Hasil identifikasi enam sidik jari dari mayat Nuryanto dengan enam sidik jari Nuryanto di e-KTP ternyata dinyatakan identik.

"Kami bandingkan dengan sidik di enam jari korban yang dinyatakan identik dengan sidik jari Nuryanto yaitu jempol tangan kiri mayat identik dengan jempol tangan kiri di e-KTP Nuryanto. Kemudian jempol tangan kanan mayat identik sama dengan jempol tangan kanan di data e-KTP atas nama Nuryanto," ujar Yayat, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Adapun pemeriksaan serupa juga dilakukan kepada bagian jari lain dari Nuryanto. Antara lain jari telunjuk kanan, jari telunjuk kiri, jari kelingking kanan dan jari tengah kiri.

"Semua identik dengan sidik jari e-KTP atas nama Nuryanto," imbuh Yayat.

Baca: Pengamat Minta Jokowi dan Prabowo Stop Perang Diksi dan Narasi Dalam Kampanye

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dalam proses identifikasi terdapat teori bila ditemukan 12 titik kesamaan, maka tingkat keakuratannya dipastikan mencapai 99 persen.

Hal itu terjadi pula dalam hasil identifikasi terhadap mayat pria yang dimutilasi. Sidik jarinya memiliki titik kesamaan dengan sidik jari Nuryanto.

Sementara untuk korban perempuan, jenderal bintang satu itu mengatakan masih menunggu proses pembuktian DNA.

"Sidik jari dari jempol kiri jenazah. Ini ada 12 titik kesamaan, sangat akurat menunjukkan bahwa yang meninggal atas nama Nuryanto," kata Dedi.

"Khusus untuk korban perempuan, nanti akan melakukan proses pembuktian DNA. Dan sudah kita kirim ayah biologis," imbuhnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved