Motif Tawuran 3 Serangkai Vs Anak-anak Warjenk Live di Instagram: 13 Jadi Tersangka

"Mereka menggunakan telepon genggam untuk live di Instagram saat tawuran," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu ini.

Motif Tawuran 3 Serangkai Vs Anak-anak Warjenk Live di  Instagram: 13 Jadi Tersangka
Warta Kota/Feryanto Hadi
Sejumlah remaja yang terjaring mau tawuran antarpelajar meminta maaf kepada orangtua masing-masing sebelum diizinkan pulang oleh polisi. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Tersangka pelaku tawuran di Cakung, Jakarta Timur, menyiarkan aksi kejahatannya secara langsung (live) melalui instagram.

Polda Metro Jaya menetapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut dari 17 yang diselidiki. Berikut rangkuman TribunJakarta.com:

Disiarkan secara live di Instagram

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, tersangka pelaku tawuran di Jalan Swadaya 3, Cakung, Jakarta Timur pada hari Minggu (17/3/2019) lalu melakukan siaran langsung (live) jalannya tawuran itu di Instagram.

"Mereka menggunakan telepon genggam untuk live di Instagram saat tawuran," kata Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu ini.

Argo menyebutkan, ada 13 tersangka pelaku tawuran yang telah ditangkap aparat kepolisian.

Sebelumnya, polisi mengatakan ada 17 orang yang ditangkap terkait peristiwa tawuran di Cakung tersebut.

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangkanya ada 13 orang yang terdiri dari tiga orang anak-anak di bawah umur dan 10 orang dewasa. Mereka tergabung dalam kelompok Tiga Serangkai atau Tiga Kampung yakni Kayu Tinggi, Pedurenan, dan Rusun Rawa Jahe," ujar Argo.

Baca: Ahmad Heryawan dan Neneng Hasanah Yasin Bahas Proyek Meikarta di Rusia, Begini Pembicaraannya

Baca: Nelayan Asal Sape Yang Hilang Saat Pukat Ikan Ditemukan di Tanjung Bendera-TNK Labuan Bajo

Baca: Rumah Tersangka Kasus Suap Jual Beli Jabatan di Kemenag Muafaq Didatangi KPK Gadungan

Ke-10 orang tersangka itu kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang (pengroyokan) di muka umum secara bersama-sama dan menguasai senjata tajam tanpa izin dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

"Untuk tersangka yang berusia di bawah umur akan dijerat Undang-undang Perlindungan Anak. Perlakuannya akan berbeda. Kami sudah komunikasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas)," ujar Argo. 

Peristiwa tawuran itu melibatkan kelompok Tuga Serangkai dengan kelompok Anak-anak Warjenk di Jalan Swadaya 3, Cakung, pada hari Minggu dini hari lalu.

Baca berita Selanjutnya ====>

Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved