BNN Ungkap Modus Pengiriman Narkoba Pakai Ojol Sebagai Kurirnya

"Ini yang kita harapkan, baik ojol maupun ojek konvensional jangan mau dijadikan sebagai transporter," kata Heru

BNN Ungkap Modus Pengiriman Narkoba Pakai Ojol Sebagai Kurirnya
dok BNN
Kepala BNN Komjen Heru Winarko di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap adanya modus pengiriman narkoba yang memanfaatkan jasa pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) sebagai kurirnya.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengungkapkan modus tersebut lantaran cepatnya waktu pengiriman, tak dicurigai penegak hukum, dan ketiadaan kaitan dengan mereka jadi pertimbangan bandar narkoba kerap memilih ojol sebagai kurir dalam mengantarkan pesanan jumlah kecil.

Baca: Teler dan Kantongi Narkoba di Alun-alun Wonogiri, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

"Bandar-bandar kan bawa narkoba tidak bawa sendiri. Biasanya pakai jasa kurir dan lain-lain. Ini yang kita harapkan, baik ojol maupun ojek konvensional jangan mau dijadikan sebagai transporter," kata Heru di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2019).

Heru menuturkan ojol yang dimanfaatkan sebagai kurir terpaksa harus diperiksa penegak hukum lebih dulu sebelum dinyatakan tak terlibat peredaran narkoba.

Nahas para ojol tak dapat berbuat banyak karena mereka dilarang membuka paket yang dikirimkan, pun mereka memiliki kecurigaan terhadap paket yang dikirim.

Perlu kerjasama antara pihak aplikasi penyedia jasa dengan BNN layaknya yang dilakukan Grab Indonesia guna mencegah bertambahnya kasus ojol yang dijebak sebagai kurir.

"Banyak masukan tadi bahwa mereka bingung apabila ditemukan adanya barang-barang yang mencurigakan. Bingung mau laporannya ke mana. Ini yang jadi salah satu bahan kerjasama kami nantinya kedepan," ujarnya.

Heru mengapresiasi langkah Grab Indonesia karena kerjasama antara instansi terbukti mampu mencegah dan mengungkap jaringan peredaran narkoba.

Dia mencontohkan kerjasama BNN dengan pihak bandara, Bea Cukai, dan Imigrasi yang berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkoba.

"Seperti di bandara, barang-barang di kargo juga bisa kami dapatkan konfirmasinya dan kami lakukan penindakan. Jadi bukan hanya barang buktinya saja kami amankan tapi jaringannya juga," tuturnya.

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengatakan kerjasama dengan BNN diharap membantu dalam menggodok regulasi guna melindungi Ojol dari tipu daya bandar narkoba.

Baca: Ganja Asal Aceh Seberat 400 Kg Diamankan Petugas BNN di Depok

Sementara bagi Ojol secara sadar nyambi jadi kurir narkoba, Tri menegaskan Grab Indonesia bakal memutus kerjasama pengemudi yang bersangkutan.

"Kami harap ini jadi faktor penting dalam rangka pencegahan. Kami ingin memperkuat kemampuan kami dalam rangka mendeteksi dini. Selama ini kan hanya kecurigaan saja. Mungkin nanti bisa dibantu BNN terkait tata caranya," kata Tri.

Penulis : Bima Putra

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul : Kepala BNN: Bandar Narkoba Sasar Ojek Online Jadi Kurir

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved