Terdakwa Penganiaya Nenek di Jakarta Barat Dituntut Jaksa 2 Bulan Pidana Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa pemukulan seorang nenek dengan hukuman 2 bulan pidana penjara

Terdakwa Penganiaya Nenek di Jakarta Barat Dituntut Jaksa 2 Bulan Pidana Penjara
TRIBUN JATENG/MUH RADLIS
Ilustrasi sidang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa pemukulan seorang nenek dengan hukuman 2 bulan pidana penjara.

Tuntutan tersebut disampaikan oleh JPU Rumata Rosininta dalam agenda tuntutan yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

Baca: Bawaslu Putuskan KPU Langgar Prosedur Pendaftaran dan Pelaporan Lembaga Survei Quick Count

"Berdasarkan uraian diatas memutuskan terbukti secara sah dan bersalah melakukan penganiayaan kepada saksi Kon Siw Lie (79) dengan pidana 2 bulan penjara," kata Rumata Rosininta, Kamis (16/5/2019).

Dalam kesempatannya, Jaksa JPU menyampaikan terdakwa bersalah atas perbuatannya berdasarkan keterangan saksi dan saksi ahli yang dihadirkan selama persidangan.

Beberapa fakta-fakta secara gamblang di paparkan.

Apalagi beberapa saksi ahli menyampaikan jika perbuatan terdakwa mengandung unsur kesengajaan.

Ditambah beberapa alat bukti berupa visum yang menyampaikan jika saksi Kon Siw Lie (79) mengalami luka memar.

"Berdasarkan uraian diatas adanya penganiayaan yang dilakukan dengan sengaja dan menimbulkan rasa sakit. Dikaitkan dengan alat bukti persidangan saksi dan saksi ahli bahwa terdakwa mengetahui posisi korban dan yang saling berdekatan," katanya.

Peristiwa tersebut juga diterangkan oleh JPU dimana permasalhan ini timbul ketika anak korban Hartawan tengah memarkirkan kendaraanya di sebelah kanan.

Namun terdakwa menegur untuk memindahkan, karena tak dipindahkan terdakwa marah-marah dan berteriak hingga memancing keributan.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved