Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Menanam Nilai-nilai Empat Pilar Melalui Festival Budaya Gorontalo

Karena Pancasila itu sudah lama tidak ada pikirannya, dan Pancasila sudah lama pula tidak ada di lidahnya.

Menanam Nilai-nilai Empat Pilar Melalui Festival Budaya Gorontalo
MPR RI
Acara sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Sabtu malam (1/12/2018). 

Sejak era refomasi Pancasila seakan tak lagi bersarang dalam pikiran warga bangsa Indonesia, dan lidah pun jarang mengucapkannya. Maka, wajar kalau ada yang lupa atau salah mengucapkan teks Pancasila.

Anggota MPR Fraksi Gerindra Elnino M. Husein Mohi, ST., M.Si., punya cerita menarik mengenai hal itu.

Dia mendapat cerita dari temannya, seorang kepala sekolah, waktu menjadi pembina upacara pernah keliru membaca Pancasila, semestinya lima menjadi enam sila.

Soalnya, dia menyebut sila pertama Pancasila, kedua Ketuhanan Yang Maha Esa dan seterusnya.

Ini adalah cara Elnino untuk menunjukkan alasan kenapa orang bisa salah.

Menurut anggota MPR dari dapil Gorontalo ini, karena Pancasila itu sudah lama tidak ada pikirannya, dan Pancasila sudah lama pula tidak ada di lidahnya.

“Itu hal wajar bisa terjadi,” kata Elnino.

Oleh karena itulah, lanjut Elnino, MPR menyelenggarakan Sosialisasi Empat. Agar Pancasila tidak hanya sekedar menjadi hastag: Saya Pancasila, tapi Pancasila betul-betul harus kita jaga.

Bagaimana cara menjaga? Elnino menegaskan, kita harus menyadari bahwa kita adalah orang yang ber-Ketuhanan Maha Esa, kita orang yang berperikemanusiaan, dan harus bersatu.

“Kita tidak boleh saling mem-bully,” katanya.

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved