• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Capai 31,02 Juta Jiwa

Kamis, 1 Juli 2010 16:29 WIB
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Capai 31,02 Juta Jiwa
TRIBUNNEWS.COM/ALIE USMAN
Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik RI
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah penduduk miskin, atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan di Indonesia hingga Maret 2010, mencapai angka 31,02 juta jiwa, atau 13,33 persen.

Angka tersebut dinilai turun sekitar 1,51 juta jiwa dibandingkan tahun 2009 yang berjumlah 32,53 juta (14,15 persen). Hal itu disampaikan Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik RI di Kantor BPS, Jakarta. Kamis (1/7/2010).

Rusman menambahkan, dari data tersebut didapat fakta yang mengatakan bahwa jumlah kemiskinan di Kota besar turun lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat di pedesaan.

Selama periode Maret 2009 hingga Maret 2010, penduduk miskin di daerah perkotaan terus berkurang 0,81 juta. Atau turun dari 11,91 juta menjadi 11,10 juta. Sementara di daerah Pedesaan hanya berkurang 0,69 juta orang. Dari 20,62 turun menjadi 19,93 juta.

"Memang ada penurunan, tetapi tidak seperti yang diharapkan. Ini sangat lambat. Tentu pemerintah tidak ingin yang seperti ini. Target pemerintah adalah bagaimana bisa menekan angka kemiskinan hingga 11 persen. Namun yang terjadi hingga saat ini baru 13 persen. Faktanya memang seperti itu," katanya.

BPS juga mengatakan, peranan sektor komoditi makanan ternyata jauh lebih besar jika dibandingkan sektor lain komoditi bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut disebebkan, pola fikir masyarakat kelas bawah masih terpaku bagaimana caranya memenuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu ketimbang memikirkan untuk membelui sesuatu selain makanan.

"Orang miskin itu cukup ada beras dan makanan. Kebutuhan untuk makan sekitar 73 persen, sementara 27 persen lainnya baru untuk yang lain," ujarnya.

Rusman menjelaskan, untuk mengukur kemiskinan seseorang, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic need approach). Dengan pendekatan ini dapat pula dihitung Headcount index atau presentase penduduk miskin terhadap total penduduk.
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
29984 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas