• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

Presiden Luncurkan Smart SIM dan HT Canggih

Selasa, 6 Juli 2010 20:18 WIB
Presiden Luncurkan Smart SIM dan HT Canggih
Tribunnews.com/Herudin
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi meluncurkan Sistim Management Teknologi Kepolisian  (Simtekpol) pada acara perayaan syukuran HUT ke-64 Bhayangkara.

"Ini merupakan terobosan dalam perubahan Polri ke arah yang lebih baik," ujar Kapolri Bambang Hendarso Danuri di stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisia (PTIK), Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Dalam peluncuran Simtekpol itu, Presiden sempat menggunakan sejumlah
teknologi terkini yang dimiliki Polri. Hampir semua teknologi pOLRI berbasiS teknologi informasi.

Salah satunya adalah smart SIM. Surat Izin  Mengemudi (SIM) pintar ini memungkinkan pemilik membayar denda pelanggaran dengan sistim gesek. Seperti anjungan tunai mandiri (ATM), SIM ini memiliki saldo. "Paling banyak satu juta," kata seorang pembawa acara.

Presiden sempat diperlihatkan tayangan langsung cara kerja Smart SIM dalam pembayaran denda pelanggaran lalu lintas.

Sayangnya saat tayangan langsung dari Jl Thamrin, Jakarta Pusat, itu diputar, sempat terjadi kerusakan yang menyebabkan gambar tak dapat ditampilkan. "Ini bagian dari skenario  (cerita video) juga ya," ujar Presiden melucu.

Menurut Presiden sendiri, penggunaan Smart SIM dan Simtekpol umumnya
ini, merupakan terobosan dalam reformasi birokrasi Polri. "Kalau sudah begini, tidak ada lagi kongkalikong," timpalnya.

Selain SMART SIM, terobosan lain Simtekpol yang diperagakan dalam
perayaan ini adalah program telewicara Presiden dengan sejumlah
perwakilan Polda, seperrti Jawa Tengah, Riau, dan Kalimantan Barat.

Bahkan Presiden diberikan keesempatan mencoba produk handy
talky (HT) baru yang dibuat Polri dalam program Simtekpol-nya itu. HT itu berbeda dengan HT lain yang pernah ada.

Pasalnya, HT tersebut dapat menyambungkan Presiden di Jakarta langsung
dengan Kapolda Kalbar di daerah perbatasan Entikong saat
berkomunikasi.

Menanggapi kehebatan HT tersebut, Kapolri mengaku jajarannya sudah
pernah menguji coba alat itu. "Sudah diuji coba beberapa bulan.
Kemudian kita launching sekarang," katanya.

"Dalam sistem teknologi kepolisian itu semua Satker (satuan kerja) termasuk Bareskrim semua  online. Satu pintu, dan kemudian itu sampai ke Polsek bisa link data laporan harian dan kita bisa langsung beri perintah ke mereka langsung hari itu. Disalurkan riil time," jelas

Kapolri. Kapolri menegaskan telah menguji coba efektifitas keseluruhan
sistem baru itu. (Tribunnews.com/Roy)
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
31283 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas