• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Penyebab Padamnya Listrik Bandara Belum Diketahui

Sabtu, 7 Agustus 2010 23:55 WIB
Penyebab Padamnya Listrik Bandara Belum Diketahui
KOMPAS
Suasana di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang penuh sesak akibat sistem kelistrikan bandara lumpur.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II dan PT PLN akan duduk secara bersama untuk menyelesaikan permasalahan seputar peristiwa pemadaman listrik yang berakibat terjadinya gangguan pelayanan dan penerbangan, Jumat kemarin.

Selain melakukan penyelidikan penyebab terjadinya pemadaman listrik tersebut, mereka juga melakukan audit secara bersama terhadap keseluruhan listrik bandara.

"Kami dengan PT PLN secara bersama-sama berniat untuk menyelesaikan dan mengatasi permasalah ini secara bersama-sama," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S Sunoko dalam jumpa pers bersama Direksi PT PLN di Gedung 600 Kawasan Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam jumpa pers itu, hadir General Manager PT PLN Distribusi Jakarta-Tangerang Purnomo Willy BS.

Menurut Tri, langkah penyelesaian secara bersama itu sudah dibahas dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), para Komisaris Utama, Dewan Komisaris, Direksi PT Angkasa Pura, dan Direksi PT PLN Persero, Sabtu pagi.

"Tadi pagi pukul 10.00 kami dipanggil untuk membahas penyelesaian masalah ini secara bersinergis untuk jangka pendek dan panjang agar lebih meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa penerbangan," kata Tri yang menjadi juru bicara dari kedua belah pihak.

Dalam pertemuan itu disepakati bahwa kedua belah pihak membutuhkan satu hari lagi untuk mencari tahu penyebab padamnya listrik tersebut.

"Kami sedang menyelidiki penyebab terjadinya gangguan listrik itu. Besok, Minggu, paling tidak sudah bisa diketahui apa penyebab padamnya listrik tersebut," papar Tri, yang baru menjabat dua pekan terakhir.

Dalam kesepakatan itu juga, lanjut Tri, kedua belah pihak akan melakuan audit secara menyeluruh listrik di bandara, termasuk listrik yang menyebabkan anjloknya layanan komputerisasi di bagian pendaftaran kembali penumpang dan X-Ray (sinar X untuk pemeriksaan barang bawaan dan penumpang.

"Audit ini sudah disepakati akan dilakukan selama tiga hari terhitung hari Sabtu ini," jelas Tri yang juga mantan Direktur Angkutan Udara Perhubungan Udara.

Untuk jangka panjang, lanjut Tri, dalam tiga bulan ke depan pengelola Bandara Soekarno Hatta akan melakukan upaya redistribusi jam penerbangan.

"Kami akan bekerjasama dengan maskapai penerbangan dan regulator untuk membahas redistribusi jam penerbangan. Dengan adanya redistribusi ini bisa memberikan penyebaran secara merata atas kepadatan penumpang dari pagi, siang, dan sore. Karena selama ini kepadatan penumpang terjadi pada pagi hari saja," jelas Tri. (PIN)
Editor: Iwan Apriansyah
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
38922 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas