PGI Sumbang Alquran untuk Napi di Australia

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia menyumbang 100 kitab suci Alquran kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia menyumbang 500 kitab suci Alquran kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Sumbangan yang dikoordinir oleh Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) ini merupakan sebuah simbolisasi perjuangan dalam melawan Hari Pembakaran Alquran sedunia.

Demikian dikatakan oleh koordinator GPP yang juga sebagai penulis buku, Damien Dematra saat ditemui tribunnews.com sebelum acara dimulai di kantor pusat PP Muhammadiyah.

"Untuk saat ini kita akan menyumbangkan 500 Alquran yang nantinya akan diserahkan pada para napi WNI di Australia," ujar Damien Dematra, Jumat (13/8/2010).

Alquran yang disumbangkan akan diberikan pada para napi Indonesia yang sedang menjalankan ibadah puasa di penjara Australia melalui Muhammadiyah yang akan bekerjasama dengan gereja-gereja di Australia.

"Kebetulan ada gereja Australia yang meminta bantuan ke Muhammadiyah untuk disumbang Alquran," imbuhnya.

Seperti diketahui, telah beredar diberbagai media massa tentang adanya kampanye besar-besaran yang akan melakukan gerakan Pembakaran Alquran sedunia oleh kelompok Dove World Outreach Center di Amerikan yang dipimpin oleh Pastor Dr. Terry Jones.

Namun, Damien menegaskan bahwa ternyata hal itu hanya dilakukan oleh segelintir orang saja, bahkan aksinya tersebut ditentang oleh sebagian besar orang Amerika baik dari Asosiasi Gereja maupun Asosiasi muslim.

Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help