• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Tunjangan Khusus Guru di Daerah Terpencil Belum Final

Selasa, 23 November 2010 08:22 WIB
Tunjangan Khusus Guru di Daerah Terpencil Belum Final
ist
Ilustrasi guru
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --
Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo mengungkapkan bahwa tunjangan khusus untuk guru yang terdapat di daerah terpencil sampai saat ini belum final.

Menurutnya, saat ini mereka baru menerima Rp 1.350.000/bulan. Padahal sesuai UU No. 14/2005, guru yang ditempatkan di daerah terpencil memperoleh tunjangan khusus sebesar satu kali gaji pokok.

"Saat ini ada tambahan jumlah guru tetapi PGRI dapat informasi tidak ada dananya. Karena itu, kami mohon agar segera di selesaikan. Jika memang dananya belum ada, sebaiknya dibagi sejumlah guru yang telah ditetapkan dan berhak menerimanya," ujar  Sulistiyo saat jumpa pers dalam rangka Hari Guru Nasional yang juga dihadiri Dirjen PMPTK, Baedhowi di kantor Kemendiknas, Senin (22/11/2010).

Selain itu, tunjangan fungsional Penilik Pendidikan Nonformal (PNF) dan Pengawas Madrasah lebih rendah dibanding pengawas sekolah. Mereka juga tidak dapat mengikuti sertifikasi. Akibatnya, mereka tidak memiliki kesempatan untuk memperoleh tunjangan profesi.

Selain itu, guru dan tenaga pendidikan saat ini banyak memperoleh pemberlakuan sewenang-wenang dan tidak adil.

"Perlu PP atau SK Menpan tentang karir guru dan tenaga pendidikan untuk menghindari sikap dan pemberlakuan Bupati/Walikota yang sering sewenang-wenang kepada guru dan pejabat pendidikan lainnya," pintanya. (*)
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Tjatur Wisanggeni
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas