Selasa, 23 Desember 2014
Tribunnews.com

AA Yewangoe: Wajar Pemerintah Keberatan

Selasa, 18 Januari 2011 17:03 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Persatuan Gereja Indonesia, AA Yewangoe menilai wajar jika pemerintah keberatan terkait kata kebohongan yang sempat menghebohkan belum lama ini. Pasalnya kata itu pasti menimbulkan salah paham.

"Tetapi sesudah dijelaskan saya kira ada pemahaman," ungkap Yewangoe usai mengikuti dialog lintas agama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/1/2011) dinihari.

Menurut Yewangoe, istilah kebohongan muncul dan itu bisa saja diklarifikasi. Bisa juga dijelaskan dan dipandang dari berbagai sudut.

Dalam dialog lintas agama, Yewangoe mengaku kembali menyampaikan pernyataan sikap mereka seperti yang dibacakan pada 10 Januari lalu. Khusus tentang kebohongan, Yewangoe membantah jika itu merupakan inti permasalahan.

"Saya kira intinya bukan pada kebohongan. Tapi pada substansi masalah. Masalah yang dihadapi bangsa kita dan tokoh-tokoh agama menyampaikan, meneruskannya. Itu saja," tegasnya.

Lebih lanjut, Yewangoe mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memahami keinginan tokoh agama yang disampaikan dalam dialog lintas agama.

"Bisa memahami dalam arti inilah permulaan dari dialog selanjutnya," kata Yewangoe.

Bapak sendiri puas dengan pertemuan malam ini? "Saya kira kalau dibilang puas sangat relatif. Tetap dibawa keterusterangan, kejujuran, itu baik. Dan mungkin, bukan mungkin, kita akan terus menambah data-data," imbuhnya.
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas