• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Inilah Korupsi Taufik Kiemas Versi Wikileaks

Jumat, 11 Maret 2011 11:59 WIB
Inilah Korupsi Taufik Kiemas Versi Wikileaks
TRIBUNNEWS.COM/Dok
Taufik Kiemas
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Ismunadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Intervensi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus yang menjerat Ketua MPR RI Taufik Kiemas merupakan aksi pertamanya usai menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia pada tahun 2004. Lalu apakah kasus yang mengancam Taufik?

Bocoran kabel Kedutaan Amerika Serikat seperti diberitakan Asia Sentinel, Jumat (11/3/2011), menyebutkan bahwa Taufik terlibat korupsi dalam beberapa proyek infrastruktur besar. Di antaranya adalah proyek Jakarta Outer Ring Road, pengadaan rel kereta api ganda Merak-Banyuwangi, proyek Jalan Raya Trans-Kalimantan, dan proyek jalan raya trans-Papua.

Taufik diyakini mendapat keuntungan dari proyek Jakarta Outer Ring Road senilai 2,3 miliar dolar AS. Sementara itu jumlah yang lebih besar juga diperoleh dari proyek pengadaan rel kereta api ganda Merak-Banyuwangi senilai 2,4 miliar dolar AS.

Untuk Proyek Jalan Raya Trans-Kalimantan, suami mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri itu diduga mendapat keuntungan dari nominal proyek yang mencapai 2,3 miliar dolar AS. Ditambah lagi dengan proyek serupa, yaitu jalan raya trans-Papua dengan nilai proyek sebesar 1,7 miliar dolar AS.

Taufik bisa lolos dari jeratan pidana setelah penasihat senior Presiden SBY, TB Silalahi menyarankan Jaksa Agung Hendarman Supandji menghentikan penyelidikan. Padahal, Hendarman disebut sudah memiliki cukup bukti untuk menahan Taufik
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Ade Mayasanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
94752 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • cucoy-Kamis, 10 November 2011 Laporkan
    ga usah heran..inilah kebejatan pimpinan SBY
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas