Bom Meledak di Utan Kayu

BNPT: Serangan Terhadap Ulil Bukan Baru Kali Ini

Arsyad Mbai mengungkapkan serangan terhadap Ulil Abshar Abdalla bukan yang pertama.

BNPT: Serangan Terhadap Ulil Bukan Baru Kali Ini
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Arsyad Mbai mengungkapkan serangan terhadap Ulil Abshar Abdalla bukan yang pertama.

"Ingatkan serangan atau target terhadap Ulil bukan yang pertama, bukan baru kali ini. Bahkan sempat tahun 2004 sempat ada fatwa halal darahnya kan," ungkapnya, saat konferensi pers, bersama Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto, dan Menko Polhukam Djoko Suyanto, di Jakarta, Selasa (15/3/2011).

Namun dia belum bisa menyimpulkan bahwa paket bom tersebut terkait dengan kegiatan Ulil di JIL. "Kita belum bisa menyimpulkan itu. Kita hanya mengatakan bahwa teroris itu akan menyerang siapa saja yang menghambat pencapaian tujuannya. Sekarang kita belum tahu tujuannya apa," ujarnya.

Dia juga mengatakan dirinya tidak ingin memprediksi dan menganilisa mengenai aksi tersebut. "Saya nggak bisa bilang itu berkaitan, bisa saja nggak ada kaitan. Tapi sekali lagi itu belum jadi fakta, kita tunggu dari TKP," ucapnya.

Kepala BNPT ini melanjutkan, perlu dipastikan terlebih dahulu jenis bom, rangkaiannya. teknik pembuatannya yang dikirim tersebut. Dengan itu, baru bisa diketahui pihak yang melakukan aksi yang melukai sejumlah personil Polri.

"Dari situ jadi petunjuk ini kebiasaan kelompok mana. kitakan sudah banyak pengalaman tentang itu," jelasnya.

Kemudian dia memaparkan bahwa model bom Utan Kayu sebenarnya merupakan trend internasional. "Ini termasuk sebetulnya bukan teknik baru dan tren ini kelihatannya mengikuti seperti itu," ujarnya.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: inject by pe77ow
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved