Bom Meledak di Utan Kayu

Tangan Putus, Tapi Kompol Dodi Rahmawan Masih Bisa Bicara

Kompol Dodi Rahmawan saat ditemui Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar masih bisa berbicara

Tangan Putus, Tapi Kompol Dodi Rahmawan Masih Bisa Bicara
Courtesy TVone/TRIBUNNEWS/Bian
Tangan Kasat Reskrim Kompol Dody Rachmawan berusaha mencabut baterai/trigger/Pemicu Bom dari paket buku tersebut dengan pisau sambil air terus menyiram buku tersebut. Dam Bom Meledak
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Timur, Kompol Dodi Rahmawan saat ditemui Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar masih bisa berbicara.

Kompol Dodi menjadi korban ledakan bom di Utan Kayu, Jakarta Timur bersama dua lainnya Ipda Bara Libra Sagita (23), dan seorang satpam bernama Mulyana (40).

Ketiganya datang sekitar pukul 16.30 WIB yang diangkut dengan dua mobil ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut atas luka yang di derita.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin yang datang untuk melihat keadaan ketiga korban menjelaskan bahwa kondisi mereka mulai membaik.

"Kondisi ketiganya mulai membaik, sudah bisa diajak bicara," kata Baharudin saat ditemui di RSCM, Jakarta, Selasa (15/3/2011).

Menurut Baharudin, Kompol Dodi saat kejadian sedang mengecek paket mencurigakan dengan cutter sampai akhirnya meledak. "Dodi mengatakan mengecek paket dengan cutter," imbuh Baharudin.

Saat ini Kompol Dodi sedang berada di ruang operasi. Dodi Rahmawan merupakan korban paling parah dalam kejadian ledakan bom tersebut, tangan kirinya putus, sedangkan Mulyana sakit di dada karena kaget, dan Bara Libra luka ringan di tangan kanan dan pelipis.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: inject by pe77ow
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved