• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 16 April 2014
Tribunnews.com

Baasyir: Lian Diculik Aliran Sesat, Bukan NII

Rabu, 13 April 2011 10:37 WIB


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -
Lian Febriani, PNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, diduga menjadi korban pencucian otak oleh anggota Negara Islam Indonesia. Namun Abu Bakar Baasyir menolak tuduhan itu. Menurutnya Lian telah menjadi korban aliran sesat.

"Ya itu mungkin kepercayaan sesat, biasa itu," kata Abu Bakar Baasyir di ruang tahanan khusus di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2011).

Amir Jamaah Anshorut Tauhid itu mengatakan walau dirinya tidak setuju dengan langkah-langkah yang digunakan NII tetapi dirinya tidak percaya organisasi tersebut melakukan pencucian otak. "Yang menculik itu tidak baik, saya tidak percaya itu, tidak baik culik-menculik orang, apalagi perempuan yang menculik, jadi saya tidak percaya kalau itu orang NII," ujarnya.

Lian diduga telah dibai'at oleh NII, menurut Baasyir kata tersebut merujuk pada seseorang yang berjanji kepada pemimpin selama tidak menyeleweng dari agama Islam. "Kalau sampai hilang ingatan itu jelas kepercayaan yang sesat," tukasnya.

Lian Febriani adalah CPNS di Bagian Tata Usaha, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Dirinya hilang pada Kamis (7/4/2011) setelah makan siang dengan teman sekantornya di kantin Kementerian Informasi dan Komunikasi.

Lian kemudian ditemukan petugas kemananan Masjid At Ta'awun, Puncak pada Jumat (8/4/2011) karena menginap sendirian sehingga menarik

Kecurigaan. Saat ditemukan, Lian tidak mengenal keluarganya termasuk dirinya sendiri. Dirinya juga mengaku bernama Maryam dan menggunakan cadar.
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
105767 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas