Negara Islam Indonesia

PKS Benarkan Ayah Hilmi Mantan Panglima DI/TII Wilayah Pantura

Salah satu Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fachri Hamzah tak membantah pernyataan mantan Menteri Peningkatan Industri NII

PKS Benarkan Ayah Hilmi Mantan Panglima DI/TII Wilayah Pantura
Tribunnews.com/Herudin
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melangsungkan Musyawarah Majelis Syuro yang dipimpin oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin (tiga kanan) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Rabu (16/6/2010)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fachri Hamzah tak membantah pernyataan mantan Menteri Peningkatan Industri Negara Islam Indonesia (NII) Imam Supriyanto yang mengungkap, ayah dari Ketua Dewan Syuro PKS, ustadz Hilmi Aminuddin adalah Danu Muhammad, Panglima DI/TII wilayah Indramayu.

"Danu Muhammad itu memang bapaknya Pak Hilmi," tegas Fachri saat dikonfirmasi wartawan di DPR, Kamis (05/05/2011).

Fachri kemudian menegaskan PKS seakan tersudutkan dengan apa yang diungkapkan Imam Supriyanto. Meski, apa yang dikatakan oleh mantan menteri NII siapa ayah ustadz Hilmi Aminuddin, memang benar adanya.

"Jangan kemudian membuat pelabelan lah, jangan sudutkan PKS. PKS sama sekali tak pernah mengusung ideologi Islam karena PKS menganut asas nasionalis dan religius. Tak ada negara Kristen, Hindu karena itu ide kampungan sekali," tegasnya.

"Siapa pun konsep negara agama tak ada, PKS juga sudah menegaskan itu. Tak ada negara Islam, Kristen, atau Hindu. Itu ide kampungan sekali," ujarnya lagi.

Mantan Menteri NII Imam Supriyanto menjelaskan,ayah kandung Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ustadz Hilmi Aminuddin merupakan pendiri sekaligus Panglima Darul Islam/Tentara Islam Indonesia.

"Ayah kandung Hilmi, Danu Muhammad Hasan adalah tokoh DI/TII, salah satu Panglima DI/TII wilayah Pantura. Dulu, saat Danu ditangkap, Hilmi dari cerita yang didapat mertua saya, mantan NII juga kemudian diungsikan ke Mesir, disekolahkan disana," Imam menuturkan.

Di Mesir, cerita Imam, Hilmi Aminuddin akrab dengan gerakan Ikhanul Muslimin yang kemudian dibawa ke Indonesia. Faham Ikhwanul Muslimin, katanya lagi, yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Partai Keadilan yang dibuat di era reformasi. Berdirinya partai itu juga bagian dari NII," kata Imam.
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved