Pak Harto The Untold Stories

Soeharto Adalah Sang Maha Dukun

Pendamping spritual Presiden ke-2 RI, Soeharto, yakni Mas'ud Thoyib mengungkapkan, Presiden Soeharto sejak kecil gemar bertirakat.

Soeharto Adalah Sang Maha Dukun
/TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Dua sahabat lama saling bertemu tentu sangat membahagiakan. Itulah gambaran pertemuan mantan PM Singapura Lee Kuan Yew dengan mantan Presiden Soeharto. Saat mengantar tamunya pulang, Soeharto kelihatan sumringah dan sehat (tanpa kursi roda). Dia menebar senyum dan melambaikan tangan. Lee Kuan Yew meninggalkan kediaman Jenderal Besar Soeharto di Jalan Cendana 8, Jakarta Pusat, pukul 12.50 WIB, Rabu (22/2/2006) (TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pendamping spritual Presiden ke-2 RI, Soeharto, yakni Mas'ud Thoyib mengungkapkan, Presiden Soeharto sejak kecil gemar bertirakat.

Tirakat yang berarti menahan hawa nafsu dan mengasingkan diri ke tempat yang sunyi ini dilakoni Soeharto hingga akhir hayat.

"Semua itu dia lakoni sendiri. Tanpa bantuan dukun, karena Beliau adalah sang maha dukun, dan beliau tidak tergantung orang siapapun," ujar Mas'ud Thoyib saat membeberkan buku Pak Harto, The Untold Stories di Jakarta, Rabu (8/6/2011).

Menurutnya, selama bertirakat, Soeharto bermeditasi dan berdoa dengan memusatkan pikiran ke satu cosmos, dimana kekuataan besar berada.

"Karena itulah, setiap langkah Pak Harto ada karisma. Setiap orang yang berada di belakangnya Soeharto merasa ada angin kuat," jelasnya.

Bukan hanya itu, atas tirakat yang dijalani, Soeharto memiliki sejumlah petunjuk soal sesuatu peristiwa di Indonesia.

"Pak Harto seolah bisa mengerti apa yang akan terjadi," imbuhnya.

Halaman
12
Tags
Soeharto
Penulis: Ade Mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved