Boediono: Generasi Muda Indonesia Masih Punya Idealisme

Wakil Presiden Boediono menilai, para pengajar muda Gerakan Indonesia Mengajar bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki idealisme.

Boediono: Generasi Muda Indonesia Masih Punya Idealisme
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) foto bersama Wakil Presiden Boediono, didampingi tujuh kepala lembaga tinggi negara, yaitu Ketua Mahkamah Agung, Ketua DPD, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua Mahkamah Konstitusi, Kepala BPK, dan Ketua Komisi Yudisial, sebelum memulai pertemuan di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (24/5/2011). Pertemuan ini mengangkat tema memantapkan posisi dan peran lembaga negara dalam upaya penguatan Pancasila sebagai dasar ideologi negara.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Ismunadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Boediono memberikan apresiasi khusus kepada 72 pengajar muda yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Mengajar. Menurut Boediono para pengajar muda itu adalah bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki idealisme.

"Saya sangat bangga dengan niat saudara-saudara sekalian. Juga ada jaringan para orangtua dari para tenaga pengajar muda," ungkap Boediono saat memberikan pengarahan kepada 72 Pengajar Muda Angkatan II di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (14/6/2011).

"Siapa bilang generasi muda inodnesia tidak mempunyai idealisme? Ini bukti nyata bahwa kita masih bisa mengandalkan idealisme, impian dari bangsa kita pada generasi muda kita," katanya.

Boediono mengaku, merasa tersentuh setiap kali bertemu dan membicarakan masalah generasi muda dan perannya ke depan. Menurutnya, generasi muda adalah kunci penerus bangsa. Boediono mengatakan dia dan para orang tua tentu ada masanya bakal lengser. Dan yang melanjutkan peran mereka adalah anak-anak muda pada saat ini.

"Tapi yang akan pegang peranan tentu adalah adik-adikku sekalian ini. Nanti kita harapkan menjadi generasi yang jauh lebih baik dari generasi kami-kami ini," ujar Boediono.

"Suatu bangsa kalau generasi menggantikan generasi yang lebih kualitasnya. Generasi baru yang lebih baik dari generasi sebelumnya," imbuhnya.

Gerakan Indonesia Mengajar sendiri adalah program yang digelar Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar yang dipimpin Anies Baswedan. Kali ini Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar, bekerjasama dengan Indika Energy Group, akan mengirikan 72 Pengajar Muda Angkatan II ke daerah penempatan di sembilan Kabupaten mulai dari Aceh Utara hingga Fakfak, Papua.

Penulis: M. Ismunadi
Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved