TKW Dipancung di Arab Saudi

Bayangan Putih Muncul di Rumah Een Sebelum Ruyati Dipancung

Putri Sulung Ruyati binti Satubi, Een Nuraini mengungkapkan ada keanehan terjadi jelang ibunya dieksekusi pancung di Arab Saudi.

Bayangan Putih Muncul di Rumah Een Sebelum Ruyati Dipancung
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Putri sulung Ruyati, Een Nuraini (kanan), menangis saat mengikuti unjukrasa bersama puluhan aktivis LSM pemerhati masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) dan berbagai LSM lainnya di depan Kedubes Arab Saudi Jakarta Timur, Selasa (21/6/2011).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putri Sulung Ruyati binti Satubi, Een Nuraini mengungkapkan ada keanehan terjadi jelang ibunya dieksekusi pancung di Arab Saudi.

Kepada Tribunnews.com, Een mengaku tak pernah memiliki perasaan apa-apa sebelum ibundanya dieksekusi. Kejadian aneh tersebut terjadi pada malam Minggu (18/6/2011) pukul 21.00 WIB tatkala Een sedang asyik menyaksikan tayangan televisi.

Tiba-tiba, ia dikejutkan oleh sebuah bayangan yang tepat berada di sekitar dapur.

"Padahal saat itu saya enggak memasak. Tiba-tiba bayangan putih muncul di dapur," ungkap Een saat ditemui di kediaman Ruyati Kampung Ceger, Sukatani, Bekasi, Jawa Barat.

Saat itu pulalah Een mengaku mulai berpikiran macam-macam terhadap Ruyati. Suasana yang tenang saat itu berubah menjadi kegundahan. Een pun mulai bertanya-tanya tentang nasib ibunya.

"Waktu saya mulai berpikir, kalaupun bayangan itu ibu saya, maka saya ingin sekali bertemu dengannya," paparnya.

Empat jam berselang, Een dikagetkan oleh sebuah kabar yang datang dari Migrant Care yang mengatakan Ruyati telah dieksekusi hukuman mati dengan cara dipancung.
"Saya dapat telepon jam satu tengah malam," ujarnya.

Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Yulis Sulistyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help