• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribunnews.com

Herman Bantah Kenal Alpang Si Perencana Pembunuhan Chandra (5)

Kamis, 18 Agustus 2011 07:49 WIB
Herman Bantah Kenal Alpang Si Perencana Pembunuhan Chandra (5)
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pimpinan KPK, Chandra M.Hamzah (tengah) didampingi Deputi Penindakan KPK, Irjen Pol Ade Rahardja (kiri) dan Direktur Pengawasan Internal KPK, Buntoro, saat jumpa pers klarifikasi di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (12/5/2011). Klarifikasi terkait isu yang beredar tentang oknum KPK yang memeras tersangka. Chandra menjelaskan bahwa tidak ada anggota KPK yang meminta uang sebesar 1 milyar kepada tersangka Mindo Rosalina Manulang, menyangkut penyelesaian kasus yang tengah ditangani KPK. (tribunnews/herudin)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Albert Panggabean alias Alpang orang yang dalam rekaman sadapan KPK berencana membunuh Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah dan Direktur Penindakan KPK Ade Rahardja berprofesi sebagai pengacara. Dulu, sebelum akrab dengan Nazaruddin, Alpang pernah menjebloskan Nazaruddin ke penjara. Alpang saat itu menjadi pengacara seseorang pengusaha bernama Herman Heri.

Kala itu Alpang dan Herman Heri melaporkan Nazaruddin kepada Polda Metro Jaya pada 2005 lalu karena peniupan bank garansi. Apakah Herman Heri yang dimaksud adalah anggota Komisi III DPR? Atau Herman Heri lainnya?

Herman Heri yang dikonfirmasi soal ini mengaku tak pernah melaporkan Nazaruddin ke Polda Metro Jaya pada 2005 lalu. Herman juga membantah mengenal Alpang. Menurutnya, mungkin saja pelapornya sama dengan namanya. "Tapi saya tidak pernah merasakan melaporkan Nazaruddin," ungkapnya. Herman Heri sebelum menjadi anggota dewan, berprofesi sebagai pengusaha.

Hari Senin (15/8/2011), Herman Heri dan beberapa anggota Komisi III DPR RI menjenguk Nazaruddin di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Herman mengaku melihat perubahan dalam diri Nazaruddin. "Tidak ada yang dia sampaikan waktu kita ke sana. Dia hanya minta Komisi III untuk mengatasi keselamatannya. Karena dia tertekan dan ketakutan," imbuh politisi PDI-P ini.

Perubahan Nazaruddin, menurut Herman, sangat drastis. Berbeda ketika menyaksikan Nazaruddin lewat tayangan Skype berapa waktu lalu. Ia menduga, kini Nazaruddin mengalami efek psikologis. Bisa saja karena opini publik menyebut nyawa Nazaruddin dalam ancaman."Atau mungkin karena ada tekanan atau langkah-langkah lain. Menurut saya, mungkin dia mengalami tekanan itu dari pihak mana, tapi dia tidak mau memberitahukannya. Dia diam kemarin," tegasnya.

Tribunnews.com berulangkali menghubungi nomor handphone Alpang, namun telepon selalu dialihkan. Begitu pula saat di SMS juga tidak menjawab. Saat didatangi di kediamannya di kawasan Klender, sopirnya mengelak kalau itu rumah Alpang. Padahal petugas keamanan di kawasan tersebut membenarkan itu rumah Alberth Panggabean. Sejak 18 Juli 2011, Alberth Panggabean atau Alpang dicekal Imigrasi atas permintaan KPK.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Yudie Thirzano
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
150780 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • kandar003-Kamis, 18 Agustus 2011 Laporkan
    membantu menyelesaikan segala problem hidup anda, biaya suka rela, sms/ telp; pak kandar 0819-9988 -0234
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas