Kereta Api Presiden SBY Bak Kamar Hotel Eksekutif

Sabtu, 27 Agustus 2011 06:45 WIB

Kereta Api Presiden SBY Bak Kamar Hotel Eksekutif
Tribunnews.com/MBR/Felix Jody K.
Meski terlihat belum begitu ramai, memasuki H-6 Lebaran arus pemudik sudah mulai berdatangan. Beberapa pemudik bahkan harus kehabisan tiket kereta api. Stasiun Senen, Jakarta, Rabu (24/08/2011). (Tribunnews.com/MBR/Felix Jody K.)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan jasa angkutan kereta api (KA) kelas eksekutif dalam perjalanannya dari Tegal menuju Jakarta, Jumat (26/8/2011).

Presiden berada di Tegal dalam rangka Safari Ramadhan bersama istri Ny Ani Yudhoyono dan beberapa menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Presiden SBY menggunakan kereta api khusus untuk Presiden. "Itu kereta api buat Presiden. Sama halnya Presiden mendapat pelayanan pesawat khusus Presiden. Sebagai kepala negara tentu ada kekhususan untuk itu. Dimana-mana negara lain seperti itu," kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi yang ikut dalam rangkaian kereta api itu.

Yunior Manajer Eksternal Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) H Situmorang menegaskan jenis kereta api yang digunakan Presiden dan rombongan dinamakan "Perjalanan Luar Biasa RI 1".

Ada 10 gerbong kereta api yang digunakan Presiden dan rombongan terdiri atas 2 gerbong lokomotif, 3 gerbong eksekutif, 3 gerbong wisata, 1 gerbong ruang makan, dan 1 gerbong kereta power (pembangkit).

Yang unik kereta api Presiden bermotif batik dan disertai beberapa lukisan budaya nusantara yakni rumah adat Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Namanya kereta api untuk Presiden tentu saja lebih baik dibandingkan kereta api biasa untuk umum. Tempat duduknya terbuat dari sofa yang empuk, luas, seperti layaknya di pesawat kelas eksekutif.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help