Dapat Remisi, Delapan Koruptor Bebas saat Hari Idul Fitri

Pemerintah memberikan remisi khusus kepada 235 narapidana kasus korupsi.

Dapat Remisi, Delapan Koruptor Bebas saat Hari Idul Fitri
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lusa, Selasa (30/8/2011), delapan narapidana kasus korupsi akan bebas dari lembaga pemasyarakatan ataupun rumah tahanan tempat mereka meringkuk beberapa waktu lamanya. Kepastian itu didapat dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM.

Kepala seksi peliputan dan penyajian informasi Direktorat Informasi dan Komunikasi (Infokom) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), Ika Yusanti mengungkap, pada hari raya Idul Fitri tahun ini, pemerintah memberikan remisi khusus kepada 235 narapidana kasus korupsi.

"Delapan di antaranya langsung bebas. Sisanya masih harus menjalani sisa masa hukuman," katanya saat dihubungi, Minggu (28/8/2011).

Sayangnya Ika mengaku tak mengetahui nama-nama koruptor yang dapat langsung bebas lantaran pemberian remisi khusus itu. Sepengetahuannya, dari delapan koruptor itu, enam di antaranya dari Sumatera Selatan. "Satu dari DKI Jakarta dan 1 dari Kalimantan Selatan," ucapnya.

Ika memastikan Gayus tak termasuk dari 235 koruptor yang mendapatkan remisi khusus. Pasalnya, Gayus masih menggunakan hak hukumnya untuk mengajukan upaya hukum luar biasa berupa kasasi ke Mahkamah Agung.

Terkait pemberian remisi khusus, tak hanya narapidana kasus korupsi saja yang dapat langsung bebas lantaran memperolehnya. Ada 65 narapidana narkotika yang juga langsung bebas lantaran mendapatkan remisi khusus. "Narkotika yang dapat remisi 6793, yang langsung bebas 65," katanya.

Sementara untuk narapidana kasus terorisme, sebanyak 36 dari mereka turut mendapatkan remisi khusus hari raya Idul Fitri tahun ini. Sayang dari jumlah itu, tak ada diantara mereka yang langsung bebas.

Sebelumnya, sebanyak 21 narapidana kasus korupsi juga sudah bebas setelah mendapatkan remisi hari ulang tahun kemerdekaan ke-66 RI. Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Untung Sugiyono mengungkapkan, dari 1008 narapidana kasus korupsi yang tersebar di seluruh tanah air, 419 diantaranya mendapat remisi umum sebagian HUT ke-66 RI.

"21 langsung bebas," ujarnya di Gedung KemenkumHAM, Jakarta, Rabu pertengahan Agustus lalu.

Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Yudie Thirzano
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help