Sabtu, 23 Mei 2015
Tribunnews.com

Data Kecelakaan Mudik Ditutup-tutupi, DPR Berniat Bentuk Pansus

Kamis, 8 September 2011 07:23 WIB

Data Kecelakaan Mudik Ditutup-tutupi, DPR Berniat Bentuk Pansus
Tribun Timur/Edi Sumardi
Bus jurusan Palu - Mamiuju terbalik di jembatan Sungai Bolong, Kecamatan Tapalang, Mamuju, Minggu (4/9/2011) sore. Tak ada korban tewas dalam kecelakaan naas ini.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketidakjelasan data korban kecelakaan pada periode mudik lebaran tahun 2011 ini menunjukkan bahwa Pemerintah tidak serius dalam melaksanakan program Road Map To Zero Accident yang merupakan perintah Undang-undang Nomor 22 tahun 2009¸

Korban meninggal karena kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menurut kriteria standar WHO adalah korban tewas di tempat dan korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dalam perawatan di rumah sakit hingga 30 hari sejak kejadian laka lantas terjadi.

“Bagaimana mungkin data angka kecelakaan terbaru yang diberitakan oleh harian nasional yang bersumber pada data di Kepolisian RI bisa meningkat, dengan jumlah yang signifikan hanya dalam jangka waktu 5 hari dengan angka kecelakaan dan korbannya pada tahun 2010 berbeda?”ujar Anggota Komisi V DPR, Abdul Hakim dalam siaran persnya, Kamis(8/9/2011).

Menurut Hakim, pemberitaan pada tanggal 1 September 2011 dan menyatakan bahwa data dari National Traffic Management

Center (NTMC) Polri, tahun ini terjadi 2.770 kecelakaan dengan 449 korban tewas, 760 orang luka berat, dan 1.914 orang luka ringan. Pada 2010, sesuai data yang dikutip dari buku Mudik Asyik yang dikeluarkan Mabes Polri, jumlah kecelakaan selama sepekan arus mudik sebanyak 927, kemudian korban tewas sebanyak 182 orang, luka ringan 497 orang, dan luka berat 261 orang.

Pemudik bersepeda motor terbanyak terlibat kecelakaan tahun ini, yaitu 2.371 kecelakaan, lebih banyak dibandingkan tahun lalu, 1.616 kecelakaan. Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan tahun ini 3.418 unit, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan 2010, sebanyak 2.446 unit.

Halaman123
Penulis: Willy Widianto
Editor: Yudie Thirzano
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas