Indonesia Usulkan Peningkatan Kerjasama Energy Efficiency

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh ikut hadiri pertemuan ASEAN+3 serta pertemuan serta pertemuan East Asia Summit (EAS)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh ikut hadiri pertemuan ASEAN+3 serta pertemuan serta pertemuan East Asia Summit (EAS), Selasa (20/9/2011) di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. ASEAN+3 adalah pertemuan menteri-menteri negara ASEAN dan tiga negara, China, Jepang dan Korea Selatan.

Seperti dirilis Kementerian ESDM, Selasa (20/9/2011), delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri ESDM didampingi pejabat Kementerian ESDM serta perwakilan Kemenko Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, BP Migas, BPH Migas, BATAN, PT Pertamina, dan PT PLN.

Dilaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Indonesia menyampaikan usulan peningkatan kerjasama regional khususnya di bidang energy efficiency dan demand side management di sektor transportasi. Antara lain melalui kerjasama pengembangan mass transportation.

"Usulan yang disampaikan tersebut diharapkan dapat memperbaiki intensitas energi di sektor transportasi dan mengurangi emisi CO2," sebut rilis tersebut.

Usulan Indonesia tersebut diterima oleh delegasi negara lain dan dicantumkan dalam Joint Ministerial Statement ASEAN+3 dan Joint Ministerial Statement EAS EMM.

Indonesia juga menyampaikan usulan peningkatan transparansi pengelolaan sector industry ekstraktif (Extractive Industry Transparency Initiative/EITI) dalam rangka mendorong perbaikan iklim investasi migas dan batubara.

"Namun demikian, delegasi negara lain mengusulkan agar inisiatif tersebut lebih dahulu dibahas di tingkatSenior Official Meeting on Energy," demikian dirilis.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: inject by pe77ow
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help