Malaysia Caplok Camar Bulan

TB Hasanuddin: Kenapa Kita Mengalah pada Malaysia?

TB Hasanuddin, "meledakkan" kasus pencaplokan wilayah RI seluas 1.499 hektare di Dusun Camar Bulan, Kabupaten Sambas.

TB Hasanuddin: Kenapa Kita Mengalah pada Malaysia?
googleimage

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, "meledakkan" kasus pencaplokan wilayah RI seluas 1.499 hektare di Dusun Camar Bulan, Kabupaten Sambas, ke pentas nasional. DPR pun akan memanggil Mendagri, Menhan, dan Panglima TNI untuk mendapat penjelasan mengenai hal tersebut.

"Di Camar Bulan kita kehilangan 1.499 ha tanah dan di Tanjung Datu kita hilang 80 ribu meter persegi pantai," kata Hasanudin di Jakarta, Sabtu (8/10/2011) lalu. "Mengapa kita 'mengalah' begitu saja terhadap Malaysia?" katanya.

Gubernur Kalbar, Cornelis, sejak dua pekan lalu sudah menyuarakan kasus Camar Bulan ini. "Sebagai gubernur, saya tak akan menyerahkan sejengkal tanah pun kepada Malaysia. Kita harus tetap mempertahakan tanah itu," kata Cornelis, 29 September 2011 lalu.

Sebagaimana berita Tribun sebelumnya, Dusun Camar Bulan berbatasan dengan Malaysia. Sekarang ini sudah berdiri patok-patok baru yang menjorok masuk ke dalam wilayah Indonesia,  dan wilayah itu diklaim oleh Malaysia sebagai daerah kedaulatannya.

Kawasan yang bergeser dan diklaim Malaysia itu mulai dari patok batas A 88 sampai patok A 156. Di kawasan itu juga sudah berjaga-jaga ribuan pasukan Rela Malaysia.

Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved