• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ormas Pendukung SBY Tantang Muhammad Misbakhun

Kamis, 27 Oktober 2011 08:46 WIB
Ormas Pendukung SBY Tantang Muhammad Misbakhun
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Misbakhun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernyataan mantan anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejajahtera (PKS) Muhammad Misbakun sangat kontraproduktif dengan fakta yang sebenarnya. Sebelumnya, Misbakun di gedung DPD Selasa (25/10/2011) lalu mengatakan, cita-citanya akan memenjarakan Presiden SBY.

Menanggapi hal tersebut salah satu Ormas pendukung Presiden SBY, Komite 33 menegaskan, di pengadilan sudah terbukti dengan gambalang, Siapa yang masuk penjara gara gara L/C fiktif Bank Century.

“Misbakun jelas kok, telah memalsukan dokumen untuk kepentingan pribadi dengan cara tidak mengindahkan aturan dan peraturan yang ada. Bahkan, dia (Misbakun) juga telah memasuki ruang kejahatan yang dinamakan pemalsuan dokumen,” kata wakil ketua bidang hukum dan politik Komite 33, Jemmy Setiawan kepada wartawan melalui pesan singkatnya, Kamis, (27/10/2011).

Jeremi kemudian mempertanyakan, kenapa Misbakun saat ini malah berteriak-teriak dan  bercita-cita ingin memenjarakan SBY dengan alasan jabatan Presiden sebagai ladang mencuri. Jeremi menantang Misbakhun, tunjukan di mana letak kesalahan Presiden. Dan saat mengulirkan hak menyatakn pendapat Misbakun masih duduk sebagai anggota DPR.

"Coba dong sekarang, Misbakun langsung memimpin di lapangan jadi koodinator lapangan dalam aksi. Mampu gak dia menggalang orang secara pribadi bukan pakai kendaraan partainya,” ujar Jemmy yang juga pelapor L/C fiktif Muhammad Misbakun di Mabes Polri 1 Maret 2010 lalu.

Bahkan Jemmy menantang Misbakun untuk menguji dilapangan dengan cara berdebat atau adu argumentasi. Menurutnya, memang sangat berbeda kualitas politisi yang matang dengan politisi kacangan seperti Misbakun.

“Kalau politisi sudah matang pasti berhitung dengan situasi. Kalau Misbakun saat ini justru seperti orang pikun dengan dendam yang membara tanpa mengedepankan akal sehat,” tegasnya.

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Yudie Thirzano
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas