• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribunnews.com

APTRI: Wamendag Jadi Panglima Petani

Rabu, 14 Desember 2011 13:29 WIB
APTRI: Wamendag Jadi Panglima Petani
tribunnews.com


Laporan wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia menegaskan mereka tidak akan menuntut Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi.

Ditegaskan Ketua Umum APTRI Soemitro Samadikoen, mantan wakil menteri pertanian itu tidak akan dituntut mundur petani jika, Bayu benar-benar menjadi panglima bagi petani di Indonesia.

"Petani tidak akan memecat Pak Bayu kalau menjadi panglima bagi petani," tegas Soemitro, saat berorasi menyampaikan hasil pertemuan dan mendiasinya dengan Wamendag, di depan kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (14/12/2011).

Saat bertemu dengan Bayu, Soemitro juga menjelaskan langkah yang diambil Wamendag akan bertemu dengan Pengurus pusat dan daerah APTRI tiap dua minggu. "Setiap dua minggu akan melakukan komunikasi dengan pengurus APRTI pusat maupun daerah," ia menirukan pernyataan Bayu.

Paling menyenangkan hati ratusan petani, bahwa Bayu siap mendampingi APTRI bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui staf khusus Presiden bidang pangan dan industri.

Sebelumnya, diagendakan usai berdemonstrasi di Kemendag, massa APTRI akan melakukan aksi serupa di depan istana. Namun, agenda itu akan lewati, dan langsung mengarah ke Kementerian Perindustrian.

"Pak Bayu siap mendampingi kita bertemu Presiden. Kita akan bertemu Presiden melalui staf khusus presiden bidang pangan dan industri," jelasnya.

"Agenda kita ke istana akan kita lalui, dan langsung ke kementerian perindustrian."

Usai menyampaikan hasil pertemuan dengan Wakil kemendag, Soemitro mengajak ratusan petani tebu untuk membubarkan diri dan menuju ke kemenperin.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
193364 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas