Kapal Imigran Tenggelam

90 Orang Tewas Akibat Kapal Karam di Trenggalek

Sutopo mengatakan pencarian masih terus dilakukan hingga perairan Bali dan Nusa Tenggara Barat

90 Orang Tewas Akibat Kapal Karam di Trenggalek
Surya - Surabaya/SUGIHARTO
Warga membantu petugas mengevakuasi jenazah imigran gelap menembus Alas purwo yang terdampar di Pantai Trianggulasi, Tegal Delimo, Alas Purwo, Banyuwangi, Kamis (22/12). Sebanyak 29 jenazah imigran gelap ditemukan di kawasan pantai tersebut dan petugas harus melewati Alas Purwo untuk mengevakuasinya. Hingga Kamis (22/12) jumlah korban telah ditemukan di Perairan laut selatan Banyuwangi sebanyak 75 jenazah dan selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data korban akibat tenggelamnya kapal imigran gelap asal Timur Tengah di Perairan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, pada 17 Desember 2011.

Juru bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pencarian dari Tim SAR Gabungan menemukan 90 orang meninggal. Hal itu didapat setelah pencarian hingga pukul 19.35 WIB, Kamis (22/12/2011).

"90 orang meninggal, 74 di perairan Jatim (Jawa Timur) dan 16 di perairan Bali. Korban yang selamat  49 orang ditemukan di perairan Jatim," kata Sutopo di Jakarta, Kamis (22/12/2011).

Sutopo mengatakan pencarian masih terus dilakukan hingga perairan Bali dan Nusa Tenggara Barat. "Besok pencarian akan terus dilakukan," tukasnya.

Sementara itu, Polri menetapkan dan menahan empat tersangka terkait kasus tenggelamnya kapal imigran gelap asal Timur Tengah di Perairan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, pada 17 Desember 2011.

Keempat tersangka diduga ikut membantu penyelundupan imigran gelap asal Iran dan Afghanistan yang hendak mencari suaka ke Australia itu.

Keempat tersangka itu adalah dua pemilik kapal pengangkut berinisial BS dan NU, dan dua orang ABK berinisial RS dan R0. Sebagaimana diberitakan, sebuah kapal yang mengangkut 215 imigran gelap asal Iran dan Afghanistan tenggelam di perairan selatan Prigi, Trenggalek, Jatim, pada Sabtu (17/12/2011) dini hari, diduga akibat kelebihan muatan dan cuaca buruk.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yudie Thirzano
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved