Kapal Imigran Tenggelam

Imigran Tewas Kapal Karam di Trenggalek 95 Orang

Hingga pencarian Jumat (23/12/2011) pagi, telah ditemukan 95 imigran gelap asal Timur Tengah dalam keadaan tewas

Imigran Tewas Kapal Karam di Trenggalek 95 Orang
Surya - Surabaya/SUGIHARTO
Seorang warga membantu mengevakuasi jenazah imigran gelap yang terdaampar di Pantai Trianggulasi, Tegal Delimo, Alas Purwo, Banyuwangi, Kamis (22/12). Sebanyak 29 jenazah imigran gelap ditemukan di kawasan pantai tersebut dan petugas harus melewati Alas Purwo untuk mengevakuasinya. Hingga Kamis (22/12) jumlah korban telah ditemukan di Perairan laut selatan Banyuwangi sebanyak 75 jenazah dan selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya. (SURYA/Sugiharto)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga pencarian Jumat (23/12/2011) pagi, telah ditemukan 95 imigran gelap asal Timur Tengah dalam keadaan tewas setelah kapal yang mereka tumpangi dengan tujuan Australia, tenggelam di perairan selatan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur, pada 17 Desember 2011. 71 imigran lainnya masih dinyatakan hilang.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat(23/12/2011) siang.

Kini, para korban yang ditemukan di perairan Jatim dan Bali itu disimpan di Tegal, kapal KRI dan posko DVI di Polda Bali.

"Jumlah imigran gelap di kapal itu 215 orang. Sampai hari ini, up date-nya yang sudah ditemukan sebanyak 95 orang meninggal dunia, 49 orang yang selamat," ujar Saud.

Kapal yang baru 6 jam berangkat dari pantai Popoh, Tulungagung, Jatim itu, tenggelam diduga karena kelebihan muatan dan karena cuaca buru di perairan Prigi. Kapal yang hanya berkapasitas sekitar 100 orang justru dimuati 215 imigran asal Iran dan Afghanistan.

Hingga saat ini, korban yang masih hilang dan masih dalam pencarian sebanyak 71 orang.

Kini, Polda Jatim masih menyelidiki kasus tenggelamnya ini. Sementara, Bareskrim Polri mengusut jaringan penyelundupan imigran tersebut.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved