• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribunnews.com

Indonesia Mengalami Krisis Jumlah Petani

Kamis, 29 Desember 2011 13:39 WIB
Indonesia Mengalami Krisis Jumlah Petani
TRIBUNNEWS.COM/THERESIA FILISANI
Henry Saragi, Ketua Serikat Petani Indonesia (kedua dari kiri) dalam konferensi Pers SPI, Kamis (29/12/2011).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Serikat Petani Indonesia (SPI) mencatat, Indonesia mengalami krisis jumlah petani terutama petani muda.

"Saat ini tidak ada lagi petani muda, yang jadi petani orang usia lanjut semua," ucap Henry Saragi, Ketua SPI Kamis (29/12/2011) di Konferensi Pers SPI Jakarta.

Henry menjelaskan rendahnya harga produksi pertanian dan minimnya tingkat pendapatan untuk mencukupi kebutuhan para petani makin menurunkan jumlah petani Indonesia.

"Ketidakcukupan pendapatan dari usaha tani berlanjut pada pilihan anak petani untuk tidak meneruskan usaha tani orangtua mereka," jelas Henry.

Henry menambahkan hasil penelitian Perhimpunan Sarjana Petani Indonesia menunjukkan ketersediaan petani di lumbung-lumbung pertanian di dominasi petani yang usianya di atas 45 tahun. "Krisis petani muda ada di Cianjur, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan Sulawesi," kata Henry.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yudie Thirzano
0 KOMENTAR
198798 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas