• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

Anggota DPR Minta Masa Tugas Satgas TKI Diperpanjang

Sabtu, 7 Januari 2012 10:12 WIB
Anggota DPR Minta Masa Tugas Satgas TKI Diperpanjang
Tribunnews.com/Danang Setiadji
Naim (29), TKI asal Pamekasan, Jawa Timur, tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Herlini Amran menilai satgas penanganan warga negara Indonesia yang terancam hukuman mati layak diperpanjang masa tugasnya karena dinilai kinerjanya baik selama ini, tapi dengan beberapa catatan. Diharapkan dengan diperpanjangnya masa tugasnya, satgas dapat bekerja lebih baik lagi dengan lebih banyak melakukan pembebaskan TKI yang terancam hukuman mati.

Satgas penanganan warga negara Indonesia yang terancam hukuman mati dibentuk pada Juli 2011 jika mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) No.7 tahun 2011, masa tugas Satgas TKI hanya bekerja dalam kurun waktu 6 bulan. Salah satu alasan masa tugas Satgas TKI diperpanjang menyangkut rekomendasi penguatan kelembagaan yang sudah ada untuk menangani kasus TKI yang terancam hukuman mati.

Dengan diperpanjangnya Satgas TKI Herlini memberikan catatan bahwa Presiden jangan hanya mengandalkan Satgas TKI saja dalam penanganan pembebasan TKI, jangan sampai seluruh masalah terkait pembebasan TKI yang terancam hukuman mati seluruhnya di bebankan kepada Satgas TKI.

Herlini melanjutkan, Presiden juga harus mampu mengoptimalkan kementrian terkait penanganan permasalahan TKI di luar negri sehingga tidak perlu lagi pembuatan semacam ‘satgas-satgas’ lainnya.

“Pemerintah harus melakukan pendekatan lobi/hubungan baik dengan Negara bersangkutan (Terdapat TKI yang terancam hukuman mati) terutama dengan Kerajaan Saudi baik melalui G to G ataupun pendekatan tokoh-tokoh seperti pak habibie untuk memperlancar loby-loby dengan Negara terkait,” tambah Herlini dalam siaran pers kepada Tribunnews.com, Sabtu(7/1/2012).

Diharapkan dengan diperpanjangnya masa kinerja tersebut, Satgas TKI harus transparan mengenai kinerjanya dan satgas harus terus dievaluasi langsung oleh Presiden kinerjanya" Jangan sampai malah jadi pemborosan anggaran dengan diperpanjangnya masa tugas satgas.

"Jadi kinerja satgas harus efektif dan efisien,”jelas Herlini.Sudah ratusan TKI terancam hukuman mati terhitung dalam 10 tahun terakhir, Berdasarkan data dari BNP2TKI Jumlah TKI terancam hukuman mati di Malaysia sebanyak 148 orang, Republik Rakyat Cina 40 orang, Arab Saudi 14 orang, Iran 3 orang dan Singapura 2 orang. Sementara, 12 TKI di Arab Saudi sudah divonis mati.

Penulis: Willy Widianto
Editor: Widiyabuana Slay
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
202128 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas