Sabtu, 20 Desember 2014
Tribunnews.com

Kejaksaan Hentikan Kasus Pencurian Pisang di Cilacap

Kamis, 19 Januari 2012 22:16 WIB

Kejaksaan Hentikan Kasus Pencurian Pisang di Cilacap
NET
Pisang

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nurmulia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus pencurian pisang oleh dua orang pemuda di Cilacap, Kuatno (21) dan Topan (25) berakhir sudah. Kejaksaan Agung menerbitkan Surat Perintah Penghentian Perkara (SKPP) terhadap kasus pencurian pisang 15 tandan pisang ini.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kejaksaan Agung RI, Noor Rahmad mengatakan perkara tersebut ditutup demi hukum. "Pada terdakwa tidak bisa mempertanggungjawabkan
perbuatannya," katanya.

SKPP yang di keluarkan hari ini, Kamis (19/01/2012), bernomor B-01/O.3.17/Epp.2/01/2012, yang ditandantangani oleh Kepala Kejaksaan Negri Cilacap, Sulijati.

Kuatno dan Topan sempat menjadi tahanan Kepolisian Resor Cilacap lebih dari satu bulan, setelah keduanya mencuri sembilan tandan pisang milik Mungalim (42), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

SKPP dikeluarkan setelah penuntut umum mendapatkan hasil pemeriksaan psikologi yang dilakukan RSUD terhadap Kuatno dan Topan. Hasil pemeriksaan menyimpulkan keduanya menderita retardasi atau keterbelakangan mental. Penuntut umum juga telah meminta keterangan tambahan dari ahli Prof Dr Sarlito Wirawan.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Ade Mayasanto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas