• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Tribunnews.com

Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat

Kamis, 2 Februari 2012 11:59 WIB
Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat
IST
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kekerasan terhadap perempuan merupakan keniscayaan global. Sebagai satu bentuk pelanggaran terhadap hak azasi manusia ini, kekerasan terhadap perempuan terjadi dalam beragam cara dan rupa seperti kekerasan dalam rumah tangga, trafficking, pelecehan seksual, hingga pemekorsaan.

PBB dan United Nations mencatat kekerasan terhadap perempuan di Asia Pafisik seperti di Selandia Baru mencapai 36 persen, di Vietnam 34 persen, di Bangladesh ada 30 persen perempuan di pedesaan mendapat pelecehan seksual pertama secara paksa. Di Indonesia pada tahun 2010 Komnas Perempuan mencatat 105.103 kasus kekerasan terhadap perempuan dilaporkan.

UN Woman atau United Nations Entity for Gender Equality and Empowerment of Women bekerjasama dengan Yayasan Pulih meluncurkan program kampanye stop kekerasan terhadap perempuan.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan merupakan sebuah global pandemic yang layak mendapatkan perhatian, termasuk di Indonesia.

Project Office Kampanye Kekerasan terhadap prempuan,Soraya Salim, mengatakan pihaknya secara khusus mengaktifkan dan mengenalkan adanya layanan konseling kasus kekerasan terhadap perempuan serta mensosialisasikan pola pikir untuk tidak malu mengakui dan menyelesaikan masalah, apabila terjadi kekerasan khususnya yang dilakukan pasangan.

"Sasaran kampanye ini adalah dari kalangan muda baik laki-laki maupun perempuan, lajang maupun berpasangan, yang berusia 16-24 tahun," kata Soraya dalam diskusi di Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Program kampanye stop kekerasan terhadap perempuan ini dilakukan dalam berbagai kegiatan diantaranya kegiatan road show ke beberapa SMU dan perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya. Lainnya workshop menggunakan video dan foto dengan materi stop kekerasan terhadap perempuan, dan berbagai cara lainnya.

Violance Againts Women UN Women, Anne Dickson, mengatakan pihaknya senang mendukung kampanye Pulih dalam stop kekerasan terhadap perempuan.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
229831 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Alida Jen Pardede-Kamis, 2 Februari 2012 Laporkan
    Pada saat ini tdk sedikit perempuan terjebak dlm kekerasan. Pd hal prmpuan Indonesia/Ibu mempunyai peranan penting dlm keluarga. Pemerintah perlu mengkaji ulang UU utk mslh perlindungan perempuan, yg mana ringannya hukuman ats pnyelesaian kasus kekerasan.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas