• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Charlie 'ipad' Keberatan Tuntutan Jaksa

Rabu, 15 Februari 2012 16:20 WIB
Charlie 'ipad' Keberatan Tuntutan Jaksa
smh/ap
Ilustrasi ipad

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nurmulia Rekso P

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Charlie Mangapul Sianipar (45) keberatan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tuntutan hukuman penjara selama enam bulan, dengan denda sebesar Rp 5 juta, subsider dua bulan kurungan, dinilai tak tepat lantaran ipad diperdagangkan sesuai persyaratan teknis Undang-undang.

Bukan hanya itu, Charlie menyatakan saksi ahli pun menyebut jual beli ipad memenuhi persyaratan undang-undang bila terdapat label di dalam kemasan atau perangkatnya.

"Masa Jaksa melihat label postel 2010 di ipad itu tidak ada. Padahal sudah kita tunjukan lebelnya, bisa dilihat di regulatory dan ada petunjuk label. Bahkann label semua negara pun ada," ujar Charlie di Pengadilan Negri Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2012).

Kuasa Hukum Charlie ipad, Bobby C. Manurung pun setali tiga uang. Ia merasa heran heran dengan keputusan JPU yang plin plan saat membacakan surat tuntutan. Semula Charlie Charlie dianggap melanggar UU Perlindungan Konsumen dan UU Telekomunikasi. Namun saat pembacaan tuntutan, Charlie hanya dianggap melanggar ketentuan Pasal 52 UU RI Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi juncto Pasal 32 Ayat (1).

Pasal 32 Ayat (1) mengatur, perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dimasukkan, dan/atau digunakan di wilayah RI wajib memerhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Tapi dalam tuntutan jaksa terakhir-terakhirnya Jaksa hanya mengunakan UU komunikasi saja pada dakwaan kedua," katanya.

UU Telekomunikasi ini merupakan dakwaan kedua terhadap Charlie. Dakwaan pertama yang dikenakan sebelumnya, yaitu Pasal 62 Ayat (1) jo Pasal 8 Ayat (1) huruf j UU RI No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana 5 tahun penjara ternyata tidak diperhitungkan JPU dalam tuntutan.

Tuntutan jaksa juga menyebutkan barang bukti berupa 14 unit iPad dan satu buku order penjualan akan dirampas untuk dimusnahkan. Ke-14 unit iPad yang disita dari terdakwa masing-masing adalah 10 unit iPad, Apple 65 GB-3G, dua unit iPad Apple 32 GB-3G, dan dua unit iPad Apple 16 GB-3G.

Ketua Majelis Hakim Yonisman akan melanjutkan persidangan pada 29 Februari 2012. Sidang dengan agenda putusan hakim.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Ade Mayasanto
0 KOMENTAR
269102 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas