• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 24 September 2014
Tribunnews.com

Umar Kei: Penyerangan RSPAD untuk Memecah Saudara Sendiri

Kamis, 23 Februari 2012 19:41 WIB
Umar Kei: Penyerangan RSPAD untuk Memecah Saudara Sendiri
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Umar Kei, Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Ohoitenan Kei datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusmo (RSCM) untuk melayat dua korban penyerangan di Rumah Duka RSPAD. Umar Kei menilai ada pihak yang ingin memecah belah keluarga Maluku di Jakarta.

"Saya belum tau tersangkanya siapa, siapa oknumnya, tapi yang saya dengar diantara saudara kita sendiri. Artinya Maluku dengan Maluku," tegas Umar Kei di kamar jenasah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).

Umar meminta para pelaku penyerangan yang mengakibatkan dua orang tewas dan empat terluka secepatnya menyerahkan diri. "Pelaku agar gentleman dan menyerahkan diri secepatnya, kita orang Ambon bukan pengecut berani berbuat, harus berani tanggung jawab,"kata Umar Kei.

Mengenai apa penyebab penyerangan ini, Umar mengaku tidak tahu. "Saya dapat kabar dari keluarga Stanley (korban tewas) dan saya langsung ke sini. Saya tidak tahu persis pokok permasalahannya apa," lanjut Umar Kei.

Hingga kini, kedua jenasah masih berada di RSCM. Keluarga dan kerabat melayat ke kamar jenazah RSCM.  

Kedua korban tewas bernama Ricky Tutu Boy (37) dan Stenly AY Wenno (39). Keduanya tewas akibat luka bacok di bagian seperti kepala dan leher.

Pihak kepolisian masih mengindikasikan tindakan tersebut merupakan pidana murni dan tak mengaitkan dengan gesekan kelompok bernuansa etnis pasca John Kei ditangkap.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Yulis Sulistyawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
295291 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • BuyungSukandar-Jumat, 24 Februari 2012 Laporkan
    ini nih.. gara2 panglimanya dikandangin, prajurit jadi komendan. Krn yg disegani hanya John, polisi juga susah kan nyari pelakunya...
  • Pietro Bandung-Kamis, 23 Februari 2012 Laporkan
    debt collector suka nyusahin orang --ngancem ngancem orang susah--mampus karena digorok ya memang sdh nasibnya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas