• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribunnews.com

Aksi 'Koboi' Dahlan Iskan untuk Apa?

Kamis, 22 Maret 2012 08:57 WIB
Aksi 'Koboi' Dahlan Iskan untuk Apa?
Kasubag Humas Kementerian BUMN Faisal Halimin
Menteri BUMN Dahlan Iskan membuka pintu tol Semanggi, Jakarta, untuk mengatasi kemacetan di gerbang tol.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada 23 Desember 2011, Dahlan Iskan bikin heboh.
Sang Menteri BUMN menggelar inspeksi mendadak (sidak) operasional kereta api (KA) Jabodetabek.

Di Stasiun Bogor, Dahlan mengecek toilet stasiun dan hampir ketinggalan kereta. Di tengah rintik hujan, Dahlan pun berlari-lari kecil takut ketinggalan kereta. Dia puas, pelayanan kereta api mengalami kemajuan. Itu cerita tiga bulan lalu.

Dua hari lalu, Dahlan kembali bikin heboh. Bos Jawa Pos Grup mengamuk di pintu tol Semanggi. Dia membuang kursi di ruang pelayanan loket di pintu tol.

Penyebabnya, macet sekitar 30 mobil di pintu tol terjadi hanya karena dua pintu tol yang melayani pelanggan tol. Dua pintu lainnya tutup karena petugas belum datang. Aksi 'koboi' Dahlan Iskan mengundang pro dan kontra di masyarakat. Dahlan jadi pergunjingan di tengah masyarakat.

Di media sosial seperti Twitter, Dahlan menjadi trending topic, alias topik yang paling ramai diperbincangkan. Banyak di antaranya mengacungkan jempol, setuju dengan aksi Dahlan. Ada juga yang mencibir Dahlan, karena dianggap cari popularitas.

Namun, jauh hari Dahlan mengemukakan bukan itu niatnya, apalagi disebut-sebut untuk mencari 'muka' demi menjadi calon Presiden pada 2014. Di Facebook, muncul grup 'Dahlan Iskan for President' yang entah dibuat oleh siapa.

Soal ini, Dahlan Iskan sudah pernah bicara. Pada peluncuran bukunya Februari 2012 lalu  berjudul 'Dua Tangis Ribuan Tawa', Dahlan Iskan sempat menanggapi peluangnya menjadi capres.

"Kalau saya kerja keras di BUMN dan PLN, terus saya dibilang mau nyalon jadi presiden, terus terang nanti saya malu, karena ada maksud tersembunyi dari kerja keras saya," ujarnya. (*)

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Yaspen Martinus
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
7 KOMENTAR
375501 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Lily Mutiara-Senin, 26 Maret 2012 Laporkan
    1 kata.. LEBAY ..
  • Shafiin Muslih-Minggu, 25 Maret 2012 Laporkan
    berbuat seperti pak DAHLAN, itu membutuhkan keberanian, serta tidak merasa gengsi, kebanyakan pejabat pemerintah maupun yang lainnya kan pada gengsi dan sok, padahal sebenarnya pejabat pemerintahan ibarat seorang buruh, ya... buruhnya rakyat, karena yang
  • doni handri-Sabtu, 24 Maret 2012 Laporkan
    dia salah satu bos media jawa pos, jadi lebih berpengalaman bagaimana cara mencari popularitas.. tapi salute buat DI soal niatnya apa? hanya DI dan Tuhan yg tahu..
  • Satini Yayangku-Jumat, 23 Maret 2012 Laporkan
    orang bekerja keras untuk rakyat di bilang cari popularitas....dasar kampungan.bagiq pak Dahlan Iskan adalah pemimpin impianq.kalo nulis jangan sembarangan.
  • peter-Kamis, 22 Maret 2012 Laporkan
    Memang begini seharusnya seorang pemimpin yg bukan cuma duduk dibelakang meja dan percaya ama laporan tp hrs lakukan sidak.makanya indonesia tdk bisa maju krn para pemimpin daerah atau instansi hanya duduk di belakang meja saja. Taruhlah seorang lurah hrs
  • Chudri Burhanudin-Kamis, 22 Maret 2012 Laporkan
    Dulu Bang Ali Sadikin yang suka begitu, tapi memang ada kenyataannya ada hasil nya, ini apa????????? sok, sok an aja
  • jon-Kamis, 22 Maret 2012 Laporkan
    cari muka???????????.emangnya siapa calon presiden atau mentri yang pernah lakukan begitu.pokokx dais is the best.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas