• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribunnews.com

Putri Korban Bekasi: Sepatu Ayah Jadi Kenangan

Jumat, 23 Maret 2012 19:32 WIB
Putri Korban Bekasi: Sepatu Ayah Jadi Kenangan
Warta Kota/Ichwan Chasani
Dua jasad warga yang tewas akibat bentrok antarkelompok warga di Kalibaru,Kota Bekasi dibawa ke kamar jenazah RSUD Kota Bekasi, Selasa (20/3) siang. (Warta Kota/Ichwan Chasani)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Abdul Qodir

"SAYA bilang, ini pasti bercanda. Saya makin penasaran karena di depan kamar jenazah sudah ada beberapa polisi."

Itulah perasaan Neni Setiawati ketika pertama kali diberitahu suaminya menjadi korban tewas bentrok di Bekasi.

Saat hendak memasuki kamar jenazah, rupanya putri kecil Neni, Pactricia, melihat sepasang sepatu di bawah teralis jendela. Ia memastikan sepatu itu milik ayahnya.

"Saya cek, memang iya. Lalu, sepatu itu ditenteng putri saya sampai kami masuk dan berada di depan satu jenazah," ujarnya.

Di kamar jenazah, Neni melihat dua jenazah terbaring, ditutupi kain putih.
Rupanya, jenazah Jhony ada di baris kedua. "Ketika kain jenazah yang pertama saya buka, ternyata Laode itu. Yang kedua, baru jenazah suami saya," ujarnya.

Neni langsung lemas dan menangis seketika. Namun, ia tetap sadar karena di sebelah kanannya sang putri bungsu juga ikut menyaksikan.

"Saya coba tahan tangis. Justru si Patrice yang bilang ke saya agar saya kuat. Saya makin terharu," ujarnya.

Ketika tengah diwawancarai Tribun Jakarta di ruang tamu, Neni dan sepupunya mengaku mendengar dua kali suara bel sepeda di bagian belakang rumah.

Setelah dicek, ternyata tidak ada orang di sekitar sepeda putrinya itu.

"Mungkin suaminya lagi kasih tahu, kalau dia sedang ada di sini. Kalau saya memang kangen. Ohh iya di dekat sepeda juga ada sepatu yang dipakai suami saya waktu kejadian itu," ujar Neni.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
380422 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas