Putri Korban Bekasi: Sepatu Ayah Jadi Kenangan

Jumat, 23 Maret 2012 19:32 WIB

Putri Korban Bekasi: Sepatu Ayah Jadi Kenangan
Warta Kota/Ichwan Chasani
Dua jasad warga yang tewas akibat bentrok antarkelompok warga di Kalibaru,Kota Bekasi dibawa ke kamar jenazah RSUD Kota Bekasi, Selasa (20/3) siang. (Warta Kota/Ichwan Chasani)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Abdul Qodir

"SAYA bilang, ini pasti bercanda. Saya makin penasaran karena di depan kamar jenazah sudah ada beberapa polisi."

Itulah perasaan Neni Setiawati ketika pertama kali diberitahu suaminya menjadi korban tewas bentrok di Bekasi.

Saat hendak memasuki kamar jenazah, rupanya putri kecil Neni, Pactricia, melihat sepasang sepatu di bawah teralis jendela. Ia memastikan sepatu itu milik ayahnya.

"Saya cek, memang iya. Lalu, sepatu itu ditenteng putri saya sampai kami masuk dan berada di depan satu jenazah," ujarnya.

Di kamar jenazah, Neni melihat dua jenazah terbaring, ditutupi kain putih.
Rupanya, jenazah Jhony ada di baris kedua. "Ketika kain jenazah yang pertama saya buka, ternyata Laode itu. Yang kedua, baru jenazah suami saya," ujarnya.

Neni langsung lemas dan menangis seketika. Namun, ia tetap sadar karena di sebelah kanannya sang putri bungsu juga ikut menyaksikan.

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anwar Sadat Guna
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help